1

FAKTOR ‘HOKI’

Faktor 'hoki'

“Shallow man believe in luck. Strong man believe in cause and effect”

(Ralph Waldo Emerson)

Seorang rekan saya mengatakan ada faktor 3H yang berpengaruh besar terhadap kesuksesan seseorang. Ketiga hal itu adalah, satu, Hoki atau keberuntungan. Kedua, Hong Shui (Feng Shui) atau tata letak serta ketiga, Hopeng atau pertemanan. Tetapi, rekan saya tersebut buru-buru menambahkan bahwa faktor terpenting menurutnya dalam berbisnis adalah membutuhkan Hoki atau keberuntungan itu.Bagaimana pendapat Anda?

Pembaca, saya tidak tahu bagaimana persepsi Anda soal Hoki ini. Anda mungkin termasuk orang yang percaya, bisa juga tidak. Yang jelas banyak orang mengaitkan kesuksesannya dengan faktor yang satu ini. Di sisi lain, ada pula yang menunda ataupun mengaitkan kegagalannya dengan faktor kurangnya hoki.

Saya sendiri percaya ada dua jenis hoki. Hoki pertama, adalah hoki yang seratus persen keberuntungan yang langka. Misalkan saja, ada seorang teman saya yang baru saja membuka tabungan di bank. Seminggu kemudian, waktu undian dilakukan, ia menang dan mendapatkan sebuah mobil. Teman-temannya mengatakan, “Betul-betul hoki sekali orang ini!”

Jenis hoki semacam di atas, betul-betul langka. Prosentase terjadinya juga sangat minim. Hanya segelintir orang yang mendapatkannya. Bahkan, kalau boleh dikatakan hanya sekitar 1% populasi yang mungkin dihinggapi oleh Dewi Fortuna, dewi keberuntungan ini.

Namun, ada jenis hoki kedua yang saya sebutkan sebagai hoki karena persiapan yang luar biasa. Sebagai contoh misalkan saat seorang pemain bulu tangkis memenangkan medali emas di Olimpiade. Ia disalami dan diberikan berbagai hadiah yang mahal. Orang-orang pun berkomentar, “Hoki sekali ya atlit ini!”. Tetapi, kepada tim wartawan saat press conference sepulang ke tanah air, dengan tersenyum, si atlit ini hanya berkata, “Apakah ini hoki? Anda tidak akan heran bagaimana saya mendapatkan medali ini kalau tahu bagaimana saya harus berjuang sejak SMP. Saya harus bangun jam 4 setiap pagi dan mulai memegang raket sementara orang lain masih tertidur. Saya mendapatkan ‘hoki’ ini karena mempersiapkannya.”

Inilah hoki jenis kedua yang saya ingin bicarakan. Yakni hoki yang terjadi bukan cuma secara kebetulan, tetapi karena persiapan yang luar biasa. Tak mengherankan jika Anthony Robbins, motivator dunia mengatakan “What is LUCK? Luck is when preparation meets opportunity!” Apakah keberuntungan itu? Keberuntungan adalah tatkala persiapan bertemu dengan kesempatan. Itulah keberutungan!

Intinya, keberuntungan pun terkadang harus dibantu dengan persiapan dan perjuangan sehingga Dewi keberuntungan bersedia mampir. Pada prinsipnya bayangkanlah ‘keberuntungan’ datang yang tanpa diduga dan mulai mengetuk pintu setiap orang. Tetapi, tidak berarti lantas kita tinggal diam. Kita sendiri punya tanggung jawab untuk membangun pintunya, supaya bisa diketuk oleh sang Dewi kemujuran ini. Inilah yang kita saksikan pada banyak atlit, artis, bintang film, politisi, pebisnis yang kita anggap bernasib baik. Tetapi, kebanyakan dari mereka akan menceritakan bagaimana susah payahnya mereka mempersiapkan ‘pintu kesempatan’ tersebut sehingga pada saat ketika Dewi Fortuna mengetuk pinta kesempatannya, mereka pun dengan semangat menyonsong kebentungan tersebut.

Dengan demikian, jelas ada keberuntungan yang terjadi karena ‘kebaikan Tuhan’ atau kejadian alam yang sedang bermurah hati. Tetapi, ada pula keberuntungan yang terjadi karena diciptakan ataupun di’pancing’ sehingga muncullah keberuntungan tersebut. Cara memancingnya tersebut bagi banyak orang adalah melalui persiapan yang sungguh-sungguh dan perjuangan yang luar biasa.

Sebagai contoh yang lain adalah pada saat seorang penambang di Afrika yang menemukan sebuah berlian terbesar. Saat itu, diceritakan hari telah sore dan rata-rata merasa sudah cukup untuk sore itu dan bersiap untuk pulang. Tetapi, si penambang ini masih ingin terus dan berkata, “Saya coba lagi!”. Ternyata, usaha tersebut tidaklah sia-sia. Setelah mencangkul beberapa kali, akhirnya ia pun menemukan seonggok batu berkilauan diantara berbagai serpihan batu-batu. ternyata itu adalah salah satu batu intan terbesar yang pernah ditemukan. Orang-orang pun berkata, betapa hokinya orang tersebut.

Maka, belajar dari si penambang ini kita bisa mengatakan bahwa ada beberapa karakter dari Dewi Fortuna ini:

Pertama, ia mengetuk kapan saja tetapi tidak pernah ada yang tahu kapan ia akan mengetuk. Bahkan, ketika ia mengetuk pun kita sulit mengenalinya. Tugas kita adalah adalah mencoba setiap pintu kesempatan yang ada dan tetap bersemangat. Mungkin saja dibalik pintu kesempatan tersebut berdirilah Dewi Fortuna tersebut.

Kedua, kita tidak boleh pasif menunggu Dewi Fortuna datang. Kitapun punya tugas membangun pintu kesempatan itu sehingga mempermudah Dewi Fortuna untuk datang menghampiri kita. Kenyataan menunjukkan Dewi Fortuna menyukai mereka yang berpeluh, mempersiapkan dengan matang dan berjuang habis-habisan.

Ketiga, kadang Dewi Fortuna bersembunyi dan tidak mendekat hingga kita sendiri yang mengambil langkah pertamanya dulu. Saya pun jadi teringat dengan kisah dimana ada seorang petani miskin yang mengeluh pada Tuhan. “Tuhan, kok aku tidak pernah menang lotere. Kok saya sial sekali?” Setiap malam selama bertahun-tahun ia pun meratapi Tuhan yang tidak mau menolongnya. Dikisahkan, akhirnya Tuhan pun bersuara kepadanya, “Setidak-tidaklah, cobalah mulai dengan membeli loterenya!”.

Pembaca, memang kita tidak mau bicara soal berjudi disini yang banyak dikaitkan dengan keberuntungan. Tetapi, saya bicara soal kemenangan dan kesuksesan dalam hidup kita. Kita pun harus membantu Tuhan memberikan keberuntungan dalam hidup kita dengan mengambil langkah pertamanya. Untuk mendapatkan keberuntungan masuk ke sekolah favorit tentu saja Anda harus ambil formulirnya. Untuk sukses dalam bisnis, tentu saja Anda harus mulai menginvestasikan. Kita tidak bisa menunggu hoki yang jatuh langit. Intinya, kebertuntungan bisa diciptakan. Atau dengan kata lain, dipancing dengan usaha dan persiapan kita. Semoga Anda termasuk orang yang akhirnya beruntung dengan segala usaha dan jerih payah yang Anda berikan.

Share this article:

You might also like this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CONTACT US

Jika Anda mempunyai pertanyaan ataupun kebutuhan di seputar seminar & training, Anda dapat menghubungi Anthony Dio Martin melalui alamat :

Location HR Excellency
  Address
Jl. Tanah Abang V No.32,
Kompleks Ruko Tanah Abang V, Jakarta Pusat 10160.
  Phone
021-3518505 / 021-3862521 (Hunting)
  Whatsapp
085771221352
  Email
info@hrexcellency.com
admartin@indo.net.id
Master Trainer HR Excellency-MWS International, Speaker, Entrepreneur, Author & Media Personality.