1

4 Sikapmu Ketika Ada Yang Komen Negatif Pada Postinganmu

Pernahkah kamu alami ketika kamu membuat posting di sosmed. Entah dalam bentuk foto, komentar ataupun video, tapi tiba-tiba muncul komentar yang negatif. Kadang orang itu Anda kenal, tapi banyakan yang komentarnya negatif adalah orang yang seringkali tidak kamu kenal. Dan justru karna tak kenal, dia mungkin salah persepsi dengan postinganmu. Reaksinya macam-macam.

Reaksi paling sederhana adalah memberi simbol jempol terbalik. Ini mah biasa. Respon terburuk adalah dalam bentuk komen yang sangat pedas. Bahkan kesannya agresif menyerang dirimu.

Padahal, mungkin kamu bertanya, “Salah gue apa sehingga dikasih jempol terbalik dan komen yang negatif?”. Nah, kadang memang salahnya bukan di kamu, tapi orang yang memberi komen yang mungkin lagi kusut atau bermasalah. Jadi, postingan kamu adalah tempat dia melampiaskan kejengkelannya. Tapi, eitss.. bisa juga karena sebaliknya. Jadi, postinganmu yang memang memprovokasi orang untuk merespon secara negatif.

Maka, berikut ini 4 sikap penting, menyikapi orang yang memberikan komen dan respon negatif terhadap postinganmu di sosial media.

Pertama-tama, lebih baik dimulai dari refleksi terhadap diri sendiri dengan postinganmu. Apakah kamu telah menyinggung salah satu pihak. Apakah postinganmu menuduh, memfitnah atau berpotensi melukai orang-orang serta pihak tertentu. Kalau iya, maka jangan heran kalau postinganmu akan memicu respon negatif. Kamu yang telah mulai duluan. Harusnya, kamu juga siap ketika ada respon negatif kepada postinganmu. Jadi, jangan marah atupun heran. Kamu sendiri yang telah menabuh genderang perang.

Kedua, ketika ada respon negatif, coba cek ISI respon negatif yang diberikan. Masuk akalkah? Kadang ada respon negatif tapi masuk akal. Artinya, orang tersebut secara tegas memberikan komen ketidaksetujuan kepada apa yang kamu postingkan. Itu merupakan umpan balik tentang isi postinganmu. Jadi, mungkin ada bagian isi dari apa yang kamu sharingkan yang menurutnya tidak tepat. Menghadapi komen seperti ini, tetaplah positif. Ucapkan terima kasih. Kalau kamu punya alasan, sebutkan alasannya di reply-mu atau modifikasilah pesanmu kalau menurutmu masukannya masuk akal.

Ketiga, kalau kamu merasa bahwa postingan yang kamu buat itu masuk akal, tidak menyerang pihak tertentu tapi tetap diberikan komen negatif. Bisa jadi orang yang memberi masukan itu telah salah paham. Kalau memungkinkan jelaskanlah. Tapi, biasanya karena ini adalah sosial media, penjelasanmu tidak akan ditanggapinya. Tapi, paling tidak, ketika dibaca oleh orang lain, kamu telah paham dan telah memberikan penjelasan. Jadi, ini lebih kepada yang selanjutnya yang akan membaca postinganmu.

Keempat, inilah yang kadang kamu mesti siap mental. Yakni orang yang negatif dan nyir-nyiran. Komentar mereka tidak masuk akal. Mulai menyerang. Pahit. Sadis. Kadang tak berperikemanusiaan. Orang-orang ini biasanya orang yang tidak kamu kenal sama sekali. Atau, kalaupun kenal, orang ini memang orang yang tidak suka padamu, atau banyan bermasalah dengan orang lain. Nah, problemnya kadang ‘pikirannmu’ akan terus mengingat apa yang diucapkan. Tidak perlu habis-habiskan energimu! Ingatlah, orang ini mungkin orang yang memang suka cari masalah. Atau, paling nggak bermasalah dengan dirinya. Atau, dia lagi punya masalah! Tanggapan orang ini tidak “valid”. Jadi, respon terbaik menghadapi orang ini adalah cuekin aja. Sekali-kali belajar miliki mental para selibritis. Mereka dihajar kiri kanan, khususnya oleh para “haters” mereka. Tapi, toh mereka tetap santai dan tak terpeblngaruh. Kenapa? Karena mereka sudah siap mental. Bahwa apapun postinganmu dan sikapmu, akan ada yang suka dan akan ada yang tidak suka. Kalau kamu sudah melakukan refleksi dari sikap no.1 sampai no.3 di atas dan ternyata kesalah bukan di kamu, santailah! Bisa jadi dialah yang bermasalah, bukan kamu. Lupakan, dan teruskanlah berbagi postingan dan sharing dengan niat dan nilai-nilai positif. Bayangkanlah, Mahatma Gandi yang begitu mulia niatnya saja, ada yang tidak suka sampai menembak mati dirinya. So, respon atas postinganmu, belum sampai kamu akan dibunuh kan? Jadi diamkan saja. Meresponnya pun hanya akan membuat dia makin negatif. Kalaupun perlu, delete saja!

So, pelajarannya, ketika ada respon negatif atas postinganmu, jangan langsung kesel, senewen atau membuatmu jengkel seharian. Sikapi dengan tenang. Lakukan refleksi dengan 4 sikap di atas. Jadikan hidupmu dan postinganmu sebagai sesuatu yang berguna dan bermanfaat!

Share this article:

You might also like this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CONTACT US

Jika Anda mempunyai pertanyaan ataupun kebutuhan di seputar seminar & training, Anda dapat menghubungi Anthony Dio Martin melalui alamat :

Location HR Excellency
  Address
Jl. Tanah Abang V No.32,
Kompleks Ruko Tanah Abang V, Jakarta Pusat 10160.
  Phone
021-3518505 / 021-3862521 (Hunting)
  Whatsapp
085771221352
  Email
info@hrexcellency.com
admartin@indo.net.id
Master Trainer HR Excellency-MWS International, Speaker, Entrepreneur, Author & Media Personality.