THE APPRENTICE: BECOMING HIGH EQ MENTOR

September 17, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off

Smart Emotion Radiotalk, 17 September 2014

Masih ingat kan dengan film The Apprentice? Sungguh sebuah reality show yang inspiratif soal menciptakan pemimpin masa depan. Film Apprentice yang sempat menjadi trend itu menggambarkan bagaimana seorang pemimpin itu melalui tahapan seleksi, tes, kemudian diangkat, lalu mulai didampingi hingga sukses.   Belakangan memang muncul trend soal business coaching. Namun belakangan juga muncul harapan bukan hanya sekedar coaching saja, tapi juga mentoring. Sebenarnya sih setiap hari proses mentoring sudah kita lihat sehari-hari. Para orang tua adalah contoh mentor yang efektif bagi anak-anaknya. Nah, bagaimanakah hal itu bisa dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari? Termasuk juga dalam kehidupan pekerjaan? Untuk meningkatkan karir Anda? Read more

ANDA BERKEPRIBADIAN PASIF, AGRESIF ATAU ASERTIF?

September 11, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off

Smart Emotion Radiotalk, 10 September 2014

Belakangan ini banyak status sosial yang isinya sangat agresif menyerang individu &lembaga. Sebuah persoalan pribadi yang memicu emosi, langsung diungkapkan ke ranah publik. Maksudnya mengungkapkan uneg-uneg, tetapi cenderung sudah melukai harga diri orang. Di sisi lain, ada juga pribadi yang tidak mau konflik. Tatkala ada masalah, ia cenderung menghindar bahkan tidak mau mengungkapkan apapun. Jelas-jelas, ia dibodohi atau istilahnya “dikadalin”, tetapi orang ini tetap diam dan tidak memberi respon. Tapi, ada juga pribadi yang berani mengungkapkan apa yang dipikirkan dan dirasakan, tanpa harus menyinggung perasaan orang. Dirinya tahu bahwa ia berhak untuk mengungkapkan dirinya. Ia menghargai dirinya, tetapi iapun belajar untuk menghargai orang lain. Inilah pribadi yang kita sebut ASERTIF! Inilah pribadi yang JURGAS, jujur dan tegas.. Nah, termasuk yang manakah diri Anda? Read more

BAGAIMANA CARA MEMBACA ORANG? (MENGGUNAKAN METODE SEDERHANA UNTUK MENGENALI ORANG)

September 4, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off


Smart Emotion Radiotalk, 03 September 2014

Sejak dulu, berbagai kebudayaan telah berusaha untuk membaca orang. Orang ingin tahu karakternya seperti apa, orang ingin tahu masa depannya kira-kira seperti apa, juga mengenali orang yang ada didepannya berdasarkan tanda-tanda tertentu. Maka, kita mengenal adanya horoskop Barat, shio menurut Chinese, juga ada weton di Jawa. Ada yang percaya, ada pula yang tida terlalu percaya karena merasa tidak ilmiah. Karena itu, dalam psikologipun, mulai berkembang pula keinginan untuk membaca karakter dan kepribadian orang. Karena itulah, belakangan muncul pula banyak alat tes dan bentuk personality profile yang dimaksudkan untuk membaca orang. Ada DISC, yang mengenal tipe dominan, tipe influence. Atau ada juga tipe sanguinis, plegmatis, dll. Banyak sekali model membaca orang secara psikologis. Nah, kali ini, kita akan belajar pula membaca orang denngan menggunakan alat yang namanya MBTI! Read more

TOXIC LEADER

August 14, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off

toxic_leader.jpg

DOWNLOAD “ I hate my Boss..!!! ”

“  Baru jadi supervisor saja sudah belagu, apalagi jadi direktur bisa tutup nich perusahaan..”

“  Belum pernah di demo satu kantor ya, biar turun pangkat loe..!! “

“ Sumpah nyebelin banget atasan gua..”

Tentu kita pernah mendengar dan bahkan itu kalimat yang kita sendiri ucapkan ketika kita kesal dengan atasan kita.   Sebenarnya, dibalik perusahaan yang sukses terdapat pemimpin yang berkualitas Namun sayangnya, bukannya jadi pimpinan berkualitas banyak pemimpin justru jadi pemimpin yang bermasalah. Inilah atasan yang berpotensi menghancurkan perusahaan serta organisasinya.Istilah bekennya TOXIC LEADER !! Judul TOXIC LEADER ini diinspirasikan dari buku pertama di Indonesia yang mengupas tentang Toxic Leader karya Anthony Dio Martin Sebuah bacaan wajib bagi anda para pemimpin diperusahaan. Ini juga karya terbaru dari Anthony Dio Martin, The Best EQ Trainer di Indonesia. Mari kita dengarkan rangkuman dan komentar mengenai buku TOXIC LEADER ini!

Pertanyaan kepada Smart Listener: “Pernahkah Anda menghadap boss yang nyebelin luar biasa. Bagaimana perilakunya?”

Penelepon:

Bapak Pujiono

Saya pernah bekerja di sebuah perusahaan Garment, disitu ada seorang Leader yang sangar sekali dimata anak buahnya, dengan Gaya Tangan di Pinggang, dan Mata Melotot. Setiap masuk, seharusnya jam 8 pagi, tapi setengah 8 dia sudah tiba dan membantu mengangkat barang-barang yang dibutuhkan anak buahnya untuk bekerja. Dia jalan-jalan keliling untuk mengawasi anak buahnya bekerja. Sekarang saya ini kena dampaknya, walaupun dia menakutkan dan menyeramkan, tapi ada Nilai Positifnya, saya belum mau pulang sebelum semua pekerjaan itu selesai. Dan dampaknya kita jadi merasa puas dan bangga dengan yg kita kerjakan.

ADM: Sisi positif dari orang seperti ini adalah mengajarkan kita untuk Disiplin. Tetapi karena atasan ini tidak bisa meng”Komunikasi”kan sikap dia itu, sehingga kebanyakan orang tidak menangkap sisi baiknya, melainkan sebaliknya. Tips utk Leader: Komunikasikanlah sikap Anda untuk berbuat Tegas, dengan memberikan Kasih sayang, luangkan waktu untuk mengobrol dengan anak buah, sehingga anak buah tidak menilai Anda selalu negative.

Bapak Michael

Ditempat saya yang baru ini, saya ditempatkan sebagai manager. Saya mempunyai atasan yang sangat arogan, sering mengeluarkan kata-kata umpatan, sering memukul meja ketika di ruang meeting. Bagaimana cara menghadapinya Pak??

ADM: Tips Penting:

  • NEVER FIGHT with Toxic Leader: (1) Hey, dia tetaplah pimpinan dan memegang otaritas atas nasib Anda: (2) Ambisius: mereka punya energi luar biasa untuk meraih WIN-nya. (3) Lebih baik arahkan energi Anda pada pekerjaan dan fokus pada job, jangan pernah menyerang pribadinya!
  • Strategy with Toxic Leader (mengikuti strategy perang): jangan perang dimana kekuatan kita lebih kecil: Tingkatkan “3 ABILITY”
  • CREADIBILITY: Sulit untuk konfrontasi dengan dia, jika kredibilitas Anda buruk dimatanya. Kondite Anda dimata dia bagaimana? Ini termasuk bagaimana dia menilai sikap dan karakter Anda?
  • ABILITY: Sulit untuk memperbaiki dia kalau performance Anda buruk
  • DEPENDABILITY: Sulit untuk memperbaiki dia kalau Anda yang tergantung padanya, bukan dia yang bergantung pada Anda.

CIRI SEORANG TOXIC LEADER: (1) Gaya manajemennya “Totem Pole Management”.

  • Totem pole = patung Indian yang bersusun-susun, isinya orang yang disusun!
  • Para toxic leader meremehkan dan menginjak-injak ke bawah, tetapi ke atas mereka menjilat.
  • Yang sering jadi masalah, bawahan merasa dirinya punya masalah. Tapi atasan dari pimpinan toxic ini nggak. Jadi, saat kita “naik banding” ke boss yang lebih tinggi, dipikir kita yang GILA!

(2) Atmosfir kerja Tidak Menyenangkan.

  • Komentar karyawan: “Rasanya lebih baik kerja tanpa boss kita”
  • Manajemen konflik: antara sesama karyawan dibuat menjadi curiga satu dengan yang lainnya.
  • Tingkat kepercayaan antar individu dalam tim menjadi rendah. Satu dengan yang lainnya diadu domba dan suasana kerja menjadi sangat tidak nyaman.

(3) Toxic leader justru menghargai, memuji bahkan mempromosikan karyawan-karyawan yang memiliki “blind loyalty”

  • Bahayanya adalah mereka dikelilingi oleh para “yes man”
  • Yang protes, justru “diekskomunikasikan”

(4) Banyak diciptakan rasa takut serta rasa bersalah.

  • Emotional blackmail: pemerasan secara emosional!
  • Dengan mudah ia mengancam dengan penundaan kenaikan, terhambatnya promosi ataupun ancaman-ancaman yang membuat bawahannya merasa takut tapi tidak bisa berbuat apa-apa.

(5) Dalam jangka panjang, hasil tim sebenarnya memburuk

  • Dalam short term, kelihatannya membaik tapi long term, makin parah
  • Turn over jadi tinggi dan orang-orang bagus pun pergi akhirnya
  • Kebanyakan hanya mengejar kuantitas, tapi dari sisi kualitas hasilnya, menurun drastis.

(6) Senang menciptakan suasana yang penuh kabut, tidak jelas serta kurang transparan.

  • Statement-statement yang tidak jelas dan ambigu ataupun yang bermakna ganda untuk menghindari tanggung jawab. Atau dengan cepat ia atau menolak atau menganulir keputusannya jika saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkannya.
  • Jika didesak ataupun diperhadapkan pada kata-kata yang pernah diucapkan, maka mereka dengan mudah akan mengelak dengan kata-kata yang manis.

(7) Jika kepepert, para toxic leader ini akan bisa menghalalkan cara apapun asalkan tujuannya tercapai.

TIPS MENGHADAPI BOSS TOXIC:

Hal penting menghadapi Toxic Leader dalam organisasi (INI PENTING)

o   IS EVERYBODY ALSO FEEL THE SAME? Atau hanya Anda saja yang terlalu sensitive?? o   YOUR ARE THE MASTER OF YOUR FADE: Pikirkan apakah Anda masih mendapatkan pembelajaran dan terus berkembang bersama dalam organisasi ini? Ingat, kita selalu bisa memutuskan mau bergabung ataupun tetap o   KALAU MASIH TETAP BERTAHAN, BE SMART!

o   INVALIDATING TOXIC LEADER’S ACTION & WORDS, Jangan percaya 100% sehingga tidak terpengaruh. Pasang tameng dan perisai!

Incoming search terms:

Cerdas Emosi Dengan Puasa dan Memaafkan

July 23, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off


DOWNLOAD

Smart Emotion Radio Talk, 23 Juli 2014

Di bulan suci Ramadhan ini, dimana-mana kita melihat poster dan spanduk ucapan selamat berpuasa dan ajakan untuk saling memaafkan. Memang, berpuasa bukan saja menjadi kewajiban agama tetapi sekarang juga sudah menjadi tradisi. Tak mengherankan alasan berpuasa bukan lagi bagus secara spiritual, tetapi dalam praktek kesehatan fisik, dan juga mental pun disarankan untuk melakukan puasa.  Dan setelah puasa di bulan Ramadhan, kita pun menunggu tibanya hari raya Idul Fitri.  Salah satu pesan penting selama Idul Fitri adalah saling memaafkan. Memaafkan…memaafkan yang salah pada kita, memaafkan masa lalu dan membuka lembaran yang baru. Nah, soal memaafkan pun tidak saja bagus secara spiritual, tetapi juga secara psikologis.

Pelajaran Soal Memaafkan:

“Pak-pak, ingat nggak kesalahan papi sepuluh tahun lalu?”.”Lho,bukannya kamu udah maapin. Iya, sih. Mami cuma mau ingatin, sepuluh tahun lalu papi pernah salah!”.Ini udah maapin atau belum?

Diusir oleh papanya dari rumah: tapi akhirnya ia bisa telpon: “Papa, meskipun papa pernah usir saya dan saya terluka, saya mau bilang saya memaafkan papa hari ini. Saya menerima papa untuk menunjukkan bahwa diri saya lebih baik dari papa”.

Ada 4 Tipe Orang Soal Mengingat dan Memaafkan!

§  TIDAK melupakan, TIDAK memaafkan: Si  PENDENDAM!

§  BERUSAHA lupakan, TIDAK memaafkan:  Si MUKA MANIS!

§  TIDAK melupakan, TAPI memaafkan: Si LUKA BATIN

§  BERUSAHA melupakan, JUGA memaafkan: Si IKHLAS HATI

Alasan kenapa kita nggak mau memaafkan:

·          Karena kita belum mau lepas kemarahan kita, kita masih marah (belum bisa gw maapin krn gw masih marah!! Ok, mau sampai kapan?)

·          Kita inginkan keadilan: “biar tau rasa tuh orang, semoga ditabrak becak!”

·          Memaafkan itu seakan-akan membiarkan orang itu lepas, tanpa dihukum, “Enak aja, kalau maafin berarti semaunya selesai dong!”

·          Rasanya ingin membalas, sebagaimana kita sudah disakiti: “Sebelum saya balas perbuatannya, saya nggak kan puas”

·          Mereka belum jera atau belum minta maaf: “Tapi kayaknya dia belum nyesal tuh Pak!”

·          Tidak percaya mereka akan berubah

Bagaimana Cara Pikir Orang Yang bisa Memaafkan?

Fred Luskin dalam buku “Forgive for Good” menyimpulkan 3 alasan mengapa mereka bisa memaafkan:

·          Mereka dapat memberikan suatu penjelasan rasional tertentu terhadap sikap orang lain yang telah membuat diri mereka tersinggung (psikologis)

·          Mereka tahu bahwa menyimpan rasa marah dan dan dendam justru merusak orang yang menyimpannnnya (kesehatan)

·          Mereka  percaya bahwa kemarahan dn rasa benci menyimpan energi negatif yang menolak dan membuat berbagai berkat dan anugrah Tuhan tidak bisa hadir (spiritual)

Apakah Anda sungguh-sungguh memaafkan??

Periksalah Rasa Marahmu!

“Habis dia menyakitiku”

“Aku cuma benci dgn dia”.

Tapi, emosi pasti ada alasannya.

Carilah Alasan, kenapa orang itu membuat kamu marah, karena semakin tahu alasan, semakin mudah mencari solusinya!

Terimakasihlah Atas Pembelajaran itu!

“Setelah hutan terbakar, semak dan tanaman baru akan muncul kembali”

Setiap orang yang membuat kesalahan pada kita akan memberikan pelajaran kepada kita

§  Membuat kita untuk menjadi lebih berhati-hati

§  Boleh percaya tetapi tetap harus waspada

Let it Go-lah atau hal itu akan menghantuimu!

Kisah tentang seorang tua yang anaknya ditabrak mati lalu, dia mendendam selama sepuluh tahun. Lantas, akhirnya ia memaafkan. Lalu, ia pun bisa membangun suatu lembaga bantuan bagi orang tua yang anaknya tertabrak!

“Seandainya saya maafkan sepuluh tahun lalu. Entah sudah berapa banyak orang yang bisa saya bantu. Tapi saya terlalu sibuk selama sepuluh tahun degan kemarahan saya”

Apakah Anda  sungguh-sungguh minta maaf?

·        Apa yang kamu lakukan, mungkin kamu tidak pernah mengerti akibatnya! Jadi cobalah meminta maaf, sesedikit apapun kesalahan kita!

·        Kasih waktu bagi orang untuk memaafkanmu. Jangan menuntut!

·        Meminta maaf itu gampang, tetapi melaksanakan permintaan maaf itu lebih mulia.

·        Berjiwalah ksatria, lakukanlah empat mata

·        Jika orang itu belum bisa langsung memaafkan, sabarlah dan mengertilah.

INFORMASI PENTING!!

Mau menjadi trainer yang genius dalam mengajar dengan menggunakan metafora?

Juga ahli dalam storytelling, menciptakan dan bermain game, dan pengajaran yang membuat orang terkagum-kagum bahkan tahu menghafal rahasia menghafal seluruh headline koran?

Nah, ini hanya buat yang betul-betul serius dan tertarik menjadi trainer bersertifikasi internasional.

Inilah program yang melatihan Anda menjadi trainer berkualitas dan berlisensi internasional.

“Great Trainer in Action”  11-14 Agustus 2014

Kapan Workshop Great Trainer In Action ini diadakan?

Tanggal     : 11-14 Agustus 2014

Jam      : 08.00 – 18.00

Tempat       : Hotel Santika Premier, Jakarta

Daftarkan Diri Anda dan Tim Anda sekarang juga!

MWS Indonesia

(021) 351.8505 atau 386.2521

Metafora Yang Mengubah Hidup Anda!

July 16, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off

DOWNLOAD

Smart Emotion Radiotalk, 16 Juli 2014

Setiap harinya kita membaca status twitter, facebook yang berisi kalimat-kalimat inspiratif dan motivasional yang sangat menggugah hidup kita. Misalkan saja, “Bersatulah, seperti sapu lidi. Kalau bersatu, sulit dipatahkan!”, Atau yang ini, “Belajarlah dari padi makin berisi, ia makin menunduk!”. Atau di tengah masa puasa ini ada pula yang berkata, “Puasa dan doa, adalah ibarat sayap yang mengantar kita ke surga”. Nah, banyak diantara kalimat itu yang dikaitkan dengan perumpamaan dan analogi. Ternyata praktek menggunakan analogi ini telah digunakan sejak zaman dulu, bahkan sejak jaman para Nabi. So, itulah yang juga kita sebut METAFORA. Apakah metafora itu? Dan mengapa orang mengajar dan menginspirasi dengan metafora?

Apa yang Menarik Soal Metafora?

·         Ketrampilan yang paling klasik dan sudah sejak lama dilakukan, para nabi misalnya: “Jangan keras seperti batu!”

·         Artistoteles mengatakan, “Hal terhebat adalah menjadi ahli dalam metafora. Ini adalah tanda kejeniusan. Karena untuk menciptakan metafora yang hebat, butuh mata yang bisa melihat  suatu kesamaan”

·         Personal: berusaha melatih ketrampilan membuat metafora. Misal awal tahun: Horse Spirit (salah satunya adalah soal kesetiaan seekor kuda seperti Pangeran Diponegoro dengan TuranggaSeta), di Piala Dunia yang baru selesai, 10 Pelajaran Kehidupan dari Sepak Bola (Pintar saja nggak cukup harus bisa bekerjasama dengan orang lain).

·         Para trainer & motivator menggunakan metafora untuk mengubah kehidupan orang!

o   Zig Ziglar, “Kesuksesan itu seperti tangga, bukan elevator. Kamu mesti menaiki dan melaluinya”

o   Stephen Covey, “Tentukan dulu golmu dan prioritasmu. Jangan sampai kamu beut-buru menaiki sebuah tangga, tahu-tahu ketika sampai di ujung atas tangga, kamu baru sadar kamu berada di tangga yang salah!”

Mengapa Menggunakan Metafora?

1. Mengajarkan Sesuatu!

o  Para nabi melakukannya! Begitu juga orang tua kita dulu “Kalian bersaudara, jangan jadi seperti kucing dengan anjing!”, “Jadi pemimpin, jangan jadi orang yang pendiriannya seperti air di daun talas!”

o  Kitab Suci: AlQuran (Al-Baqarah 261): memberikan harta dijalan Allah itu seperti menumbuhkan buah biji, lalu tumbuh tujuh bulir yang masing-masingnya bulir ada seratus biji. Begitulah Allah melipatgandakan! Alkitab: kisah anak yang hilang!

o  Orang menolak logika, tetapi tidak bisa menolak perumpamaan

2. Menyindir

o  Biasanya untuk memperhalus, supaya orang tidak merasa tersinggung

o  “Dia itu seperti katak dalam tempurung!”, “Kamu naksir dia itu ibaratnya punuk yang merindukan bulan”

o  Gusdur: “DPR kita itu seperti taman kanak-kanak”

3. Menyederhanakan dan Mempermudah Suatu Pesan

o  Penjelasan yang panjang lebar dengan mudah bisa ditangkap

o  William Shakespeare: “Dunia ini panggung sandiwara, dan kitalah pemain-pemainnya!”

“Sekejam-kejamnya ibu tiri, tidak sekejam ibu kota”

Apa Rambu-Rambunya Dalam Menggunakan Metafora?

1. Jangan Membingungkan!

o  Harus mudah, sederhana dan gampang ditarik maknanya! Masuk akal!

o  “Jangan melakukan pekerjaan sia-sia seperti mau menegakkan benang yang basah!”

2. Harus disesuaikan dengan level audiensnya!

o  “PRJ kemarin itu kayak anai-anai bubus”. Lha orang tahu nggak anai-anai itu apa? (anai-anai=semut putih)

3. Bisa Membuat Tersinggung, Jadi harus berhati-hati!

o  Kasus YKS, “Bayangkan anjing ini lucu seperti Benjamin”

Tips Caranya Menjadi Ahli Dalam Menggunakan Metafora?

1. MElihat metafora-metafora yang ada selama ini!

o  Pelajari paternnya, lihat gaya dan caranya!

2. TAmbahkan metafora dalam setiap obrolanmu!

o  Waktu ngajarin, waktu bicara dan waktu menasihati orang ataupun waktu menulis!

3. FOkuskan terus melatih mencari kesamaan yang mudah dipahami!

o  Latih dan praktekkan dan latih lagi!

4. RAsakan kesenangan dalam menggunakan metafora untuk memperkaya komunikasimu

o  Ingat kembali waktu nasihatin orang dengan metafora dan berhasil!

INFORMASI PENTING!!

Mau menjadi trainer yang genius dalam mengajar dengan menggunakan metafora?

Juga ahli dalam storytelling, menciptakan dan bermain game, dan pengajaran yang membuat orang terkagum-kagum bahkan tahu menghafal rahasia menghafal seluruh headline koran?

Nah, ini hanya buat yang betul-betul serius dan tertarik menjadi trainer bersertifikasi internasional.

Inilah program yang melatihan Anda menjadi trainer berkualitas dan berlisensi internasional.

Ikutilah “Great Trainer in Action”  11-14 Agustus 2014

Benefit Buat Anda!

·   Sertifikasi ELT (Essential Licensed Trainer) dari MWS International yang telah mempunyai network luas di Indonesia, Malaysia, Singapura, Jerman, China, danAustralia

·   Materi-materi dengan standard International yang lengkap, praktis dan komprehensif untuk melatih Anda menjadi seorang trainer profesional

·   Setelah diberikan training dan LULUS, profil Anda diakui dan Anda akan mendapat sertifikat kelulusan, dimentor dan masuk dalam komunitas trainer ELT MWS Indonesia

·   Kesempatan dan Peluang untuk menjadi mitra bisnis MWS Indonesia di masa depan

Kapan Workshop Great Trainer In Action ini diadakan?

Tanggal     : 11-14 Agustus 2014

Jam          : 08.00 – 18.00

Tempat     : Hotel Santika Premier, Jakarta

INVESTASI : Rp. 11.000.000,-

Daftarkan Diri Anda dan Tim Anda sekarang juga!

MWS Indonesia

(021) 351.8505 atau 386.2521

Cerdas Emosi di Kampus!

July 2, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off


DOWNLOAD

Smart Emotion Radiotalk, Rabu 2 Juli 2014

Mengapa sih perlu cerdas emosi di kampus? Bukannya kalau di kampus tugasnya adalah belajar, menimba ilmu, kejar IP yang tinggi lalu secepatnya di wisuda dan cari kerja? Tapi sebaliknya, ada yang menganggap kampus sebagai masa bersuka ria, mumpung lepas dari pengawasan orang tuanya karena mereka kuliah di kota lain. Makanya, tak mengherankan banyak berita tidak sedap pun muncul dari kalangan mahasiswa mulai dari geng, narkoba, hingga sex bebas ala anak kost. Masa kampus adalah masa persiapan penting menuju ke jenjang dimana seseorang mulai bekerja dan dianggap dewasa. Masa kampus, adalah masa transisi yang tidak sepele. Salah melangkah, masa depan bisa dipertaruhkan!

Berbagai Tipe Mahasiswa:

1.      Tipe Semut (Semuanya Ikut): aktif baget sana sini tapi nggak rampung2 kuliahnya, jadi Mabad (Mahasiswa abadi)

2.      Tipe Kupu-Kupu (Kuliah Pulang – Kuliah Pulang): hanya kuliah only!

3.      Tipe Kumbang (Kemanapun Bimbang) : nggak jelas dengan tujuan kuliahnya, ikut-ikutan kuliah!

4.      Tipe Kecoa (Keinginannya Coba-Coba Aja): coba kuliah, setengah hati, nggak serius, drop out!

5.      Tipe Nyamuk (Nyaman dan Maunya Untuk Kesenangan): hedonis, mall, free!

6.      Tipe Belalang (Bela-belain Banting Tulang): kuliah sambil kerja

7.      Tipe Capung (Cari Pinjaman Utang): banyak hamburkan uang, pinjam sana sini

8.      Tipe Lalat (lama lama dan telat) : kuliahnya lama banget nggak lulus-lulus

Mengapa Perlu Cerdas Emosi di Kampus?

1.      Prestasi Akademik. Penelitian di Univ Gunadharma, menunjukkan bahwa ada korelasi antara kecerdasan emosi dengan IP korelasinya 0,38!

2.      Bisa Atasi Masalah Lebih Efektif. Masa kuliah itu kan up and down, Pasti ada masalah. Mahasiswa yang lebih sadar tinggi EQ, lebih sadar kondisi dirinya serta fokus pada masalah, bukan emosi. Bukan melampiaskan ataupun lari dari masalah, tapi berusaha atasi!

3.      Stress lebih Terkendali. Pasti stress, apalgi dekat ujian. Trus ada target dari orang tua, belum lagi kalau pacar ortu udah menuntut anaknya dinikahi cepat. Stress!

4.      Perilakunya Dipikirkan Matang. Banyak mahasiswa yang “sikat dulu urusan belakangan”, akibatnya banyak hal yang jadi masalah belakangan. Yang matang, ada consequential thinkingnya.

5.      Lebih teraktualisasi. Cerdas emosi, bisa mengatur dirinya. Sehingga tidak terjebak jadi mahasiwa galau, mereka bisa fokus pada potensi, bukan dilemahkan oleh masa lalunya!

6.      Disukai, Dipilih dan Dibantu ketika Punya Masalah. Kehidupan sosialnya bagus, bisa masuk ke manapun. Seringkali populer dan kalau ada masalah, ia akan dibantu!

7. Jadi “oase” dan “obor” bagi rekan-rekannya. Hidupnya tampak menyenangkan dan matang, sehingga orangpun datang untuk minta nasihat dan pertolongan!

8. Hubungan Yang Baik, Bisa Atasi Problem Pelik! Karena bisa jaga relasi dengan baik, banyak masalah dalam akademik, problem dengan dosen, dll bisa diatasi!

Contoh: Nyaris tidak lulus mata kuliah karena kelamaan di Timtim, tapi karna hubungan baik dengan dosen (memberikan berita dan info penting), tetap bisa ujian dan lulus dengan nilai A.

Tips Emosi di Kampus?

1. Sadari & Very Important: Kuliah is Preparation Time! Jangan kelamaan tapi juga jangan hanya kupu-kupu! “Kupu-kupu itu bodoh, kelamaan itu idiot” Kampus itu hanya transisi, persinggahan terakhir dunia pendidikan menuju ke dunia kerja. Mereka yang cerdas emosi di kampus, seringkali juga tidak punya masalah tatkala masuk dalam pergaulan kerja!

2. Terapkan Jeda 6 Seconds, sebelum melakukan sesuatu! Kadang suka mengambil risiko, suka emosional! Tapi pikirkan akibatnya!

3. Bangun 4 Area Penting dalam Kecerdasan Emosional! Kedasaran Diri, fokus pada kelebihanmu. Manajamen Diri: kelola emosimu dengan kelola cara berpikirmu; Kesadaran Sosial: peka dan baca emosi orang dan belajar mendengarkan; Social Relationship: gaul dan interaksi bahkan konflikpun bisa mematangkan dirimu

Productive Holiday!

June 25, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off


DOWNLOAD

Smart Emotion Radiotalk, Rabu 25 Juni 2014

Biasanya, Anda ngapain kalau liburan? Umumnya, liburan hanya sekedar jalan-jalan, menghabiskan uang, main game, ataupun kegiatan yang kurang produktif. Memang sih ada yang berkelit, “Lho namanya juga liburan, ya harus bersenang-senang aja dong?” Memang benar. Tetapi bagi anak sekolah, bagi lingkungan kampus, sebenarnya masa liburan selain untuk “bersenang-senang” bisa juga direncanakan untuk berbagai aktivitas yang bermanfaat. Bahkan, ide radiotalk inipun bisa dipakai beai mereka yang bekerja untukmenggunakan masa cutinya dengan lebih efektif dan produktif. Nah, bagaimanakah membuat “liburan yang produktif” itu. Ayo, kita perbincangkan!

Apa itu Productive Holiday?

·        Liburan yang memberikan multiple positive, yakni dampak positif yang banyak bagi berbagai aspek kehidupan kita!

·        Productive holiday tidak identik dengan membawa kerjaan kantor ke tempat berlibur. Itu artinya cuma pindah lokasi! Karena itulah, butuh perencanaan kerja yang baik, supaya bisa menikmati liburan produktif ini!

·        Nah, aspek apa saja?

o   Aspek fisik: istirahat dari rutinitas kerja fisik kita. Jadi tubuhpun punya kesempatan untuk mengalami pembaharuan!

o   Aspek beban mental: segala beban pikiran kita diletakkan sesaat! Ini terkait dengan STRESS!

o   Aspek hubungan: meningkatkan hubungan dan keakraban dengan orang-orang yang kita banyak berinteraksi

o   Aspek team work: konflik bisa berkurang, kerjasama bisa menjadi lebih baik,muncul pemahaman

o   Aspek pengetahuan:memberikan pemahaman dan pengertan yag baru, baik sisi pengetahuan

Pertanyaan untuk Smart Listener:

“Bolehkah diceritain, pengalaman kamu mengisi liburan dengan baik, yang pernah kamu lakukan atau yang masih tetap kamu lakukan sampai sekarang?”

Penelepon:

Pak Simon:

Karena saya bekerja dan istri berjualan makanan, maka ketika liburan lebaran, Anak-anak kumpul semua, dan mereka kami ajarkan untuk bersih-bersih rumah, berkumpul dan menunjukan bagaimana sulitnya mencari uang dengan berjualan makanan. Ketika pekerjaan selesai, kami sekeluarga jalan-jalan ke Mall.

Pak Aryo:

Kalau saya mengisi Liburan dengan mengikuti Seminar-seminar yang diselenggarakan di Universitas di Meda, karena sayapun sudah membuat budget tersendiri khusus untuk mengikuti kegiatan-kegiatan akademik spt itu. Dan juga saya pergi ke Perpustakaan, Museum bersama teman-teman.

Pak Eddy:

Kebiasaan saya dari dulu sampai punya anak spt sekarang, saya menganjurkan untuk Liburan keluar Indonesia ke Negara yang lebih maju dari kita. Kita harus menimba pengalaman apapun yang lihat disana. Contoh: ahun 1991 sewaktu saya ke Singapore, mereka pakai Kantong Sampah. Di Makassar tahun 91 tidak ada orang yang memakai kantung sampah. Alangkah susahnya mensosialisasi kantong sampah itu, dan baru 10 tahun saya menimba hasilnya.

Hati-hati dengan MULTIPLE NEGATIVE!

·        Fisik: Setelah liburan, malah fisik menjadi bertambah capek. Malahan sakit setelah liburan. Karena kurang tidur, ikut jadwal tur yang terlalu padat!

o   Pulangnya jangan mepet!

·        Konflik Hubungan & Team: justru hubungan menjadi tambah rusak setelah pergi liburan bareng.

o   Kalau perlu: tetapkan dan sepakati soal mental selama bepergian!

·        Fisik libur, pikiran nggak! Pada waktu ketika liburan, Liburkan juga pikiran kita dari hal-hal yang membuat kita stress

Beberapa Point Penting Soal Productive Holiday!

1.      Liburan itu penting, untuk menjaga keseimbangan hidup kita! Seperti alam, ada berbagai musim. Dimaksudkan supaya kita pun beristirahat!

2.      Banyak orang yang bangga ketika tidak mengambil cutinya sama sekali. Ada 3 kemungkinan, (1) kerjaan Anda terlalu banyak dan saatnya untuk ditambah orang lain untuk bantu; (2) planning kerja Anda buruk atau (3) Anda ketagihan kerja!

3.      Productive holiday tidak identik dengan membawa kerjaan kantor ke tempat berlibur.

4.      Semua liburan pasti bermanfaat, tetapi tidak semuanya produktif.

5.      Untuk bisa produktif, itu harus direncanakan.

6.      Perencanaan itu lebih baik tahunan. Kalau tidak, berbagai aktivitas akhirnya akan merampok waktumu sehingga jadi tidak punya lagi waktu untuk berlibur!

7.      Tips FOCUS Celebrity: Fun, Object Work, Celebrate & Cheerleading, Understanding, Stress Reduction On!

Becoming a Great Speaker!

June 18, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off

DOWNLOAD
Smart Emotion – Radio Talk, 18 Juni 2014

Belakangan ini, kita menyaksikan debat calon presiden Republik Indonesia. Debat ini begitu menentukan, karena beberapa rakyat di Indonesia menilai kualitas presiden dari kemampuan orasi, berkomunikasi serta berdebatnya. Bahkan ada beberapa yang berkata, “Saya tidak akan menentukan memilih siapa-siapa, justru dari kualitas mereka di dalam debat inilah, saya akan menentukan akan memilih siapa!”. Begitulah kekuatan berkomunikasi dan berkata-kata. Persepsi, penilaian serta minat seeorang ternya sangat dipengaruhi dari cara dia berkata-kata!

Mengapa Pilih Topik Ini???

·         Debat Calon Presiden! Kesimpulan: Nasib seseorang bisa ditentukan oleh kemampuan untuk berbicara! “Anda bisa sepintar apapun, tapi kalau Anda tidak bisa bicara, tidak ada yang mau mendengarkan. Kalau tidak ada yang mendengarkan, maka tidak akan ada orang yang kenal Anda!”

·         Berbagai email dan SMS yang menanyakan:

Ø  “Pak Anthony. Saya seorang mahasiswa yang punya keinginan untuk menjadi seorang motivasional speaker. Saya ingin apa yang saya katakan, bisa mengubah orang. Apa yang harus saya lakukan?”

Ø  “Pak, saya bosan dengan pekerjaan saya dan saya berpikir untuk menjadi seorang pembicara dan trainer seperti yang Bapak lakukan. Saya sudah sering bicara di forum-forum kecil. Bagaimana cara saya memulainya untuk menjadi seorang pembicara yang dikagumi dan disukai orang?”

Ø  “Pak Anthony. Saya pensiunan dari salah satu perusahaan ritel. Beberapa tahun sebelum pensiun, saya pernah ikut kelas training for trainer dengan menggunakan model Quantum Teaching. Alhamdullilah Pak. Sekarang meskipun sudah pensiun, saya masih tetap sibuk mengajar. Ternyata benar kata bapak, pengalaman sebagai praktisi ditambah kemampuan training, membuat saya tidak akan pernah pensiun! Saya tidak pernah lupa pelajaran dari Bapak soal teknik bercerita, teknik membuat analogi, dll. Terima kasih”

The Story…

Suatu ketika, ada seorang mahasiswa nyaris lulus, menunggu wisuda yang mendapatkan undangan untuk mengikuti sebuah seminar. Ini adalah seminar motivasi. Si mahasiswa ini adalah seorang aktivis mahasiswa yang sedang berlibur. Ia diajak oleh temannya. Tiketnya gratis. Tapi pembicaranya, adalah pembicara terkenal. Si mahasiswa ini duduk diantara seratus lebih peserta yang ada disitu. Rata-rata yang diundang dan hadir adalah para karyawan dan pebisnis. Masalahnya, yang mengadakan adalah sebuah asosiasi bisnis. Si mahasiswa duduk di tengah. Ia pun berkenalan dengan bapak-bapak semejanya. Saat kenalan, ia tidak punya kartu nama karena cuma seorang mahasiswa. Salah satu bapak di meja berkata, “Ow, cuma mahasiswa toh?” Tidak tahu mengapa dia berkata demikian, si mahasiswa ini tidak peduli karena dia penasaran, seminar motivasi itu apa sih? Tapi, seminarpun dimulai. Si pembicara dengan antusias bercerita. Kisahnya menghibur dan pengalaman hidup si pembicara begitu memotivasinya. Tetapi, yang membuat si mahasiswa itu kagum adalah tatkala ia menatap wajah-wajah yang tertawa, terhibur bahkan mengangguk-angguk oleh kisah si pembicara itu. Si mahasiswa itu berpikir, “Sungguh mulia dan luar biasa, bagaimana si pembicara itu menyentuh dan mengubah kehidupan orang-orang ini. Saat keluar dari sini, mungkin mereka menjadi pribadi yang berbeda”. Saat itulah, si mahasiswa itu membayangkan dirinyalah yang kelak akan berdiri di depan dan saat itulah si mahasiswa bermimpi, kelak dialah yang akan diundang oleh asosiasi yang sama.  Belasan tahun kemudian sejak kejadian itu berlalu. Si mahasiswa terus melatih kemampuan berbicaranya. Dan akhirnya, seperti diimpikan, suatu ketika, undangan berbicara di asosiasi itu tiba. Dan si mahasiswa yang kini berprosesi pembicara itu, berbicara seperti impiannya. Dan mahasiswa itu adalah SAYA!

Bagaimana Bisa Menjadi Pembicara yang Hebat?

1.      Tentukan Pesan Apa yang kamu mau sampaikan!

  • Kamu harus punya “pesan” personal, message, jadi harus ada “content”-nya.
  • Jangan pesan yang terlalu “generic”
  • Nah, kamu tertarik dengan bidang apa? Kalau kamu sendiri nggak tertarik, bagaimana orang lain akan tertarik?

2.      Bangun dan latih kemampuan public speakingmu!

·         Bangun fundamental

·         Ikuti kelas – kelas menjadi seorang Speaker.

3.      Berlatih bicara secara obsesif dan minta feedback

  • Bicaralah dimanapun, kapanpun
  • Jangan pedulikan berapa kamu dibayar

4.      Cari mentormu dan komunitasmu

  • Bisa mentor secara langsung, bisa pula mentor yang “imaginer”
  • Bacalah sebanyak-banyaknya soal mentormu

5.      Siapakah audiensmu

  • Dalam bisnis “KYC” Know Your Customer
  • Kenali bahasa mereka sehari-hari apa sih? Jangan pakai bahasa yang susah kalau level pendidikan mereka beda

6.      Belajarlah mulai menjual ide-idemu

  • Bikin website, bikin blog, status di twitter, facebook

7.      Belajarlah menulis artikel dan buku

  • Menulis adalah kemampuan untuk menuangkan pikiran secara tertata dengan baik
  • Dan Buku menunjukkan passion kita

8.      Terus-meneruslah improve dan belajar

  • Harus berani investasi untuk mendapatkan hasil
  • Rajin-rajinlah membaca buku

HOW EQ SOLVE ORGANIZATION HEADACHE!

June 4, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off


DOWNLOAD

Smart Emotion Radiotalk, Rabu 04 Juni 2014

Baru-baru ini, buku Smart Emotion karya Anthony Dio Martin yang merupakan intisari pembelajaran soal Kecerdasan Emosional yang disiarkan rutin di SmartFM, diterbitkan kembali bekerjsama dengan Gramedia Pustaka Utama (GPU). Pertanyaan yang kemudian muncul adalah bagaimana sih Kecerdasan Emosional bisa membantu menghilangkan problem dan berbagai permasalahan yang ada di dalam organisasi? Apakah sebenarnya EQ hanya untuk keperluan persoalan pribadi saja?  Jawabannya? Tentu saja TIDAK! EQ bukan hanya untuk personal, untuk organisasipun paling tidak ada 6 “kepusingan” yang bisa tertolong dengan EQ yang tinggi!

Contoh organisasi yang dipusingkan dengan masalah EQ pada karyawannya:

·         Pada Oktober 2011, karyawan McDonald memukul pelanggannya dengan batang besi. Tapi ia dibebaskan karena dianggap melindungi.

·         Agustus 2012, manager PLN Kota Prabumulih memukul asisten officer administrasi karena saat ditanya pekerjaannya, dia bilang tidak sanggup.

·         Eksekutif perusahaan mining mengamuk di bandara karena dua kali ketinggalan flight.

Kesimpulan:

·         Organisasi tidak tidak salah, yang salah adalah orangnya. Tapi orang tetap mengkonotasikan dengan organisasi.

·         Akibat dari organisasi dan orang yang EQnya jongkok: ketidakpuasan, konflik terpendam, boikot terselubung, image perusahaan, bahkan urusan hukum.

Salah satu kesalahan terbesar ketika kita belajar EQ adalah Tidak Boleh Marah. EQ itu belajar tegas, mampu mengungkapkan perasaan kita sesungguhnya.

“Kepusingan” yang sebenarnya bisa tertolong oleh EQ yang Tinggi:

  1. Stress yang Tinggi!

·            2 macam Stress: Ada jahat (ditress)  dan stress baik (eu-stress). Akibat buruk dari stress:  sulit berkonsentrasi, sulit tidur, gampang menjadi marah dan tersinggung, imun tubuh menurun jadi gampang sakit. EQ mengajarkan untuk mengenali gejala, ambang batasnya, dan melakukan de-stress (cara menghilangkan stres).

  1. Konflik yang melumpuhkan!

·            EQ mengajarkan: komunikasi emaptik, membangun tabungan emosi! how do you feel, how other feel? What to say!

  1. Team kerja yang tidak solid!

·            Dalam team ada Tipologi tim beda2, kebutuhan emosional tiap orang beda, CHEMISTRY orang beda! Jika sedang Low EQ: klik, kelompok2, politicking jadi tinggi. Dalam EQ, kita diajarkan tentang  L-Factor  (Likeability Factor) bisa membuat diterima dimanapun.

  1. Komunikasi yang tidak terbuka dan tidak simpatik!

·            Komunikasi: (1) terbuka, tapi nggak simpatik (KASAR); (2) Nggak terbuka, tapi simpatik (BOM WAKTU); (3) nggak terbuka, nggak simpatik (PERANG); (4) terbuka, simpatik (SEHAT)

·            Ketika Komunikasi bermasalah: pesan tidak sampai,tidak percaya (curiga), tidak bisa kerjasama, hasil tidak bisa optimal! EQ mengajarkan  soal CARE (concern-attention-relation-emotion),

  1. Logika jangka pendek yang bisa menghancurkan profit!

·            Orang logis, biasanya nggak merasa nyaman dengan EQ, dianggap terlalu soft! Tetapi, Keputusan logis, belum tentu cerdas emosi

  1. Ketidakpuasan yang menjadi bom waktu!

·         Puas bisa menambah 10-25% terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, kalau tidak puas akan terjadi: wasting time (bergosip, fokus pada masalah, dsb) , contagius effect (karyawan yang tidak puas bisa berdampak pada servis yang mereka berikan kepada pelanggan), loss of business (karyawan memboikot), deal with law (urusan hukum, perusahaan dicari kesalahannya dan dilaporkan).

“People will forget what you say but they will never forget how you make them feel!” (Orang akan lupa dengan apa yang kamu katakan, tapi orang tak akan perlu lupa bagaimana kamu membuatnya merasakan sesuatu)

Next Page »