“SIAP DITOLAK”

October 23, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off

Smart Emotion Radiotalk, 22 Oktober 2014

Ditolak? Siapa sih yang mau ditolak?! Siapa sih yang siap? Tapi ditolak adalah bagian dari permainan kehidupan yang penting. Ditolak idenya, ditolak usulannya, ditolak cintanya, ditolak dagangannya. Itulah risiko kita menawarkan sesuatu kepada orang lain.Dalam Smart Emotion Radio Talk kali ini, The best EQ Trainer Indonesia, Bp Anthony Dio Martin akan sharing mengapa secara psikologis takut ditolak? Bagaimana menyiapkan mental untuk ditolak?

Penelepon

Pak Joko Kristianto

Dalam hidup saya mengalami banyak penolakan, saya terinspirasi dengan kalimat: Masa Depan itu sungguh ada dan harapan itu tidak akan hilang. Ketika saya mengalami sebuah penolakan, saya berpikir, Mungkin… saat ini dia belum membutuhkan saya, tapi suatu hari dia pasti butuh saya. Yang kedua, saya berusaha memperbaiki diri saya, produk yang saya jual, informasi yang disampaikan. Dari situ saya berpikir memang Harapan tidak akan hilang kalau saya mau memperbaiki diri saya. Saya bersyukur bisa bekerja di kantor ini, ini sudah kantor yang ke 16. Penolakan-penolakan yang saya alami mendatangkan sebuah kebaikan.

Mengapa Orang Menolak?

(1) Tidak suka karena setiap orang memiliki selera yang beda!

(2) Tidak mau diganggu – waktunya nggak tepat! Pintar-pintarlah mencari waktu yang lain.

(3) Belum paham – mungkin mereka tidak terbiasa, cara berpikirnya belum nyampe, jadi sabarlah dalam menjelaskan.

(4) Belum percaya - pengalamannya pernah salah sehingga mereka sulit percaya, atau karena belum kenal, jadi bangunlah hubungan yang baik serta kepercayaan.

Zig Ziglar: “Setiap penjual akan menhadapi lima “TIDAK”: Tidak ada keperluan, tidak ada uang, tidak buru – buru, tidak ada keinginan, tidak ada kepercayaan”.

Tips Mengubah “TIDAK” menjadi “YA”:

“Jika Anda sering mendengar kata tidak, mungkin itu merupakan sebuah petunjuk jika ada “sesuatu” yang salah”, George Costanza pemain sitcom Seinfield!”

1.      Don’t take it personally: ketika ditolak, kibaskan tanganmu dan katakan, “Next!”

2.      Pake statistik: seorang sales yang punya statistik 10:1. Artinya, dia tahu kalau sudah 9 penolakan, maka dia akan mencapai 1 kesuksesan. Jadi, penolakan, hanya akan mengantar dia ke sukses berikutnya!

3.      Teknik 10 Jack Canfield. Setiap kali mempresentasikan proposalnya, dia akan bertanya “Apakah sudah bernilai 10? Kalau belum, bagaimana caranya bisa jadi 10?”

4.      Jadi detektif. Caritahu “sesuatu” yang membuat dia menolak Anda? Apakah Seleranya salah, atau cara penyampaiannya salah?

5.      Dengarkan kata TIDAK bukan sebagai penghakiman, tapi usulan! Usulan agar kami tampil lebih rapih, kalimatnya diperjelas, contoh diperbanyak, grafisnya diperbaiki!

6.      Persiapkan! Makanya, dalam dunia sales diajarkan “handling objection/rejection” sehingga dengan cepat merespon!

Apa yang membuat orang takut ditolak? PAIN!

1.      Motif dasar: ingin diterima, karena terkadang orang berpikir penolakan berarti tidak diterima

2.      Rasa gagal: rasa sakit dan tidak menyenangkan, karena merasa telah gagal! Penolakan, adalah batu pijakan menuju ke “YA” berikutnya! Jadi jangan menyerah. Penolakan, tidak pernah menjadi hukuman mati, kecuali Anda menyerah saat itu juga!

3.      Overgeneralisasi: Kita merasa penolakan terhadap apa yang kita tawarkan (barang, jasa, usulan) adalah penolakan terhadap diri kita

4.      Pengalaman & pembelajaran: pengalaman yang nggak enak dan belajar dari orang yang salah! “Kemarau dihapus hujan sehari”, penolakan-penolakan yang kamu terima akhirnya akan impas, saat akhirnya kamu berhasil “gol”

“When you get rejected, don’t be angry but improve! And you will see how far you will go!”

Silvester Stallone “Rocky”: “Saya mendengarkan penolakan ibarat orang berteriak ke kuping saya untuk menyuruh saya bangun dan minta saya bergerak lebih tungguh lagi. Bukannya menyuruh saya mundur!”

Joe Girard, salah seorang penjual terbaik yang namanya tercantum dalam rekor dunia mengatakan dengan bagus sekali. “Seorang penjual yang baik tidak melihat penolakan dengan marah dan emosional. Tetapi, ia justru bingung dan penasaran, kok ada orang yang menolak produk mereka yang bagus, yang mereka tawarkan”.

“BECOMING A MASTER PERSUASION”

October 16, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off


Smart Emotion Radiotalk, 15 Oktober 2014

Anda setiap saat dibujuk!!! Setelah melihat sebuah iklan, tiba-tiba ada dorongan yang begitu kuat untuk membeli suatu barang yang diiklankan. Bahkan, ketika Anda pergi ke toko untuk membeli sesuatu, tanpa sadar suatu merk tertentu langsung muncul di kepala Anda. Tatkala setelah membaca sebuah buku yang emosional isinya, Anda jadi ikut-ikutan emosional. Setelah mengikuti sebuah kelas motivasi, semangat Anda jadi menggebu-gebu. Pikiran Anda yang sudah bulat, tiba-tiba berubah setelah dikasih beberapa fakta tambahan. Begitulah contoh berbagai bentuk persuasi di jaman sekarang. Ya, inilah era dimana entah kita membujuk ataupun justru kitalah yang dibujuk untuk sesuatu. Yang jelas, hal ini bisa memberikan pengaruh yang positif maupun pengaruh yang negatif. Contoh Hitler yang berhasil membujuk orang Jerman untuk melakukan tindakan kejahatan perang. Karena itulah dalam radiotalk kali ini, Bp.Anthony Dio Martin akan mensharingkan berbagai teknik persuasi tehadap orang lain.

Tiap hari kita bukan lagi hanya dipersuasi tapi dimanipulasi! Kalau kita tahu bedanya, kita akan lebih bijaksana!

Kalau kita tidak mempersuasi, berarti kita dipersuasi!

Nah, siapa yang persuasi kamu setiap hari? (Iklan, film, berita Koran, majalah, ataukah smartfm….motivasi juga sebuah persuasi lho)

Beda PERSUASI dengan MANIPULASI?

(1) Niat awal: biasanya Persuasi memiliki Niat yang baik, mau menolong orang. Manipulasi hanya memiliki tujuan tertentu. “Asalkan laku terjual”

(2) Kebenaran yg diungkapkan: Manipulasi biasanya akan banyak bohongnya. Sesuatu yang tidak benar akan dibuat benar. Hal yang diungkapkan adalah sesuatu yang keliru, sehingga orang akan salah persepsi. Persuasi – menyatakan informasi yang benar, apa manfaat yang benar.

(3) Manfaat bagi yang dibujuk

Kisah Inspiratif:

Di tahun 1930, di Inggris ada dua penjahit bersaudara. Namanya Sid dan Harry. Si Sid ini pura-pura menempelkan alat bantu dengar di telinganya. Kalau ada pelanggan datang mencoba, Maka, setelah pas, si pelanggan akan bertanya, berapa harga kemejanya? Yang terjadi adalah si Sid akan mengangkat jas itu tinggi-tinggi dan bertanya, “Herr…Herry..jasnya berapa?” Maka si Herry akan menjawab, “Lima puluh pound!”. Lalu, dengan pura-pura budeg, si Sid akan bilang, “Tiga puluh pound. Maka dia akan bergumam kepada pelanggannya: Tiga puluh pound”. Apa yang terjadi, semua pelanggan cepat2 bungkus karena tidak ingin si Sid menyadari kekeliruannya! Padahal harga Kemeja itu Tiga Puluh Pound!

Penelepon
Pak Neddy

Ini bukan hanya soal persuasif, tapi saya berhasil mendekati 1 orang, yang saya lakukan adalah dengan menatap mata orang itu. Dengan menatap mata orang itu secara mendalam (bukan Hipnotis yah…) orang itu jadi terbuka dan mau bercerita kepada saya.

Memang betul dengan tatapan mata kita bisa mempengaruhi orang, tapi harus berhati hati karena dari tatapan mata kita bisa menilai apakah orang tersebut bisa dipercaya atau tidak. Ada sebuah eksperimen mengenai Tatapan Mata. Ada tatapan mata Maskulin (tatapan menantang/tajam) dan Feminim. Menurut penelitian tersebut, Tatapan Mata Feminim lebih bisa memberikan efek persuasif dibandingkan tatapan mata maskulin.

Cara-cara yang secara umum dipakai untuk membujuk!

(1) Orang cenderung suka pada orang yang punya kesamaan dengan dirinya!

  • Makanya, mengapa para penjual belajar bahasa daerah!
  • Kalau bicara dengan anak kecil, jongkok dan menyamakan ukuran tubuh kita!

(2) Orang suka dibujuk secara tidak langsung: kisah dan cerita itu membujuk!

  • Dari pada menyuruh anak makan sayur, mulailah cerita tentang anak yang korengan dan mati gara-gara tidak suka makan sayur!
  • Para penjual kemudian membuat testimonial dan kesaksian tentang orang yang telah memakainya

(3) Pertanyaan yang baik, bisa lebih membujuk daripada statement!

  • Hasil penelitian Neil Rachkam, seorang psikolog yang meneliti para penjual!
  • Pengalaman membeli produk ular pada seorang ibu-ibu penjual di Thailand!
  • “Setuju nggak kalau kita pikir training itu mahal, tapi coba pikirkan betapa lebih mahal lagi ongkos yang akan kita keluarkan karena karyawan kita bodoh dan tidak tahu cara melakukan pekerjaannya?”

(4) Ada kalimat tertentu yang punya efek seperti hipnotis!

  • “Gratis”, “Diskon”, “Jual Rugi”, “Beli dari pembelinya, tidak ada komisi perantara”, “Cuci Gudang”, “Obral Abizzz”, “Bazaar Murah”

(5) Dalam kondisi bingung, orang akan ikut begitu saja dengan apa yang umumnya lakukan!

  • Kalimat “Semua orang memakainya, mengapa Anda tidak?”
  • Metodologi survey, belakangan ini lagi marak!

(6) Dalam kondisi emosional yang tinggi, orang lebih gampang untuk dibujuk!

  • Telpon anak ditabrak dan ada di RS saat ini, harus segera transfer uang!
  • Ketawa-ketawa dan termotivasi, diminta untuk membeli!
  • Menjual, “Kalau tidak beli sekarang, besok diskonnya naik!”

Bagaimana caranya Anti Persuasi?

(1)  Hati-hati sama yang SKSD dengan kita!

  • Berusaha untuk memutuskan rantai kesamaan itu, missal “Bapak dulu kuliah di UGM Yogya, sama dong saya juga dulu kuliah di Yogya!”
  • Putus rantai kesamaan itu: “Tapi saya nggak terlalu nyaman, krn di Yogya saya punya beberapa kenangan buruk”

(2)  Cubit pikiran kita sendiri!

  • Ingat, pikiran kita gampang terpicu sama kalimat-kalimat seperti “Diskon”, “Murah”
  • Kalau perlu cek lebih jauh, “Murah dibandingkan apa?”, “Kualitasnya gimana?”, “Jangan-jangan dinaikkan harganya dulu, baru diskon!”

(3)  Tenangkan emosi sebelum ambil keputusan!

  • Jeda 6 detik!

·         Gunakan pikiran untuk me-lead emosi kita, “Apa benar?”, “Faktanya darimana?”, “Bisa nggak dipercaya sumbernya?”

THE APPRENTICE: BECOMING HIGH EQ MENTOR

September 17, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off

Smart Emotion Radiotalk, 17 September 2014

Masih ingat kan dengan film The Apprentice? Sungguh sebuah reality show yang inspiratif soal menciptakan pemimpin masa depan. Film Apprentice yang sempat menjadi trend itu menggambarkan bagaimana seorang pemimpin itu melalui tahapan seleksi, tes, kemudian diangkat, lalu mulai didampingi hingga sukses.   Belakangan memang muncul trend soal business coaching. Namun belakangan juga muncul harapan bukan hanya sekedar coaching saja, tapi juga mentoring. Sebenarnya sih setiap hari proses mentoring sudah kita lihat sehari-hari. Para orang tua adalah contoh mentor yang efektif bagi anak-anaknya. Nah, bagaimanakah hal itu bisa dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari? Termasuk juga dalam kehidupan pekerjaan? Untuk meningkatkan karir Anda? Read more

ANDA BERKEPRIBADIAN PASIF, AGRESIF ATAU ASERTIF?

September 11, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off

Smart Emotion Radiotalk, 10 September 2014

Belakangan ini banyak status sosial yang isinya sangat agresif menyerang individu &lembaga. Sebuah persoalan pribadi yang memicu emosi, langsung diungkapkan ke ranah publik. Maksudnya mengungkapkan uneg-uneg, tetapi cenderung sudah melukai harga diri orang. Di sisi lain, ada juga pribadi yang tidak mau konflik. Tatkala ada masalah, ia cenderung menghindar bahkan tidak mau mengungkapkan apapun. Jelas-jelas, ia dibodohi atau istilahnya “dikadalin”, tetapi orang ini tetap diam dan tidak memberi respon. Tapi, ada juga pribadi yang berani mengungkapkan apa yang dipikirkan dan dirasakan, tanpa harus menyinggung perasaan orang. Dirinya tahu bahwa ia berhak untuk mengungkapkan dirinya. Ia menghargai dirinya, tetapi iapun belajar untuk menghargai orang lain. Inilah pribadi yang kita sebut ASERTIF! Inilah pribadi yang JURGAS, jujur dan tegas.. Nah, termasuk yang manakah diri Anda? Read more

BAGAIMANA CARA MEMBACA ORANG? (MENGGUNAKAN METODE SEDERHANA UNTUK MENGENALI ORANG)

September 4, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off


Smart Emotion Radiotalk, 03 September 2014

Sejak dulu, berbagai kebudayaan telah berusaha untuk membaca orang. Orang ingin tahu karakternya seperti apa, orang ingin tahu masa depannya kira-kira seperti apa, juga mengenali orang yang ada didepannya berdasarkan tanda-tanda tertentu. Maka, kita mengenal adanya horoskop Barat, shio menurut Chinese, juga ada weton di Jawa. Ada yang percaya, ada pula yang tida terlalu percaya karena merasa tidak ilmiah. Karena itu, dalam psikologipun, mulai berkembang pula keinginan untuk membaca karakter dan kepribadian orang. Karena itulah, belakangan muncul pula banyak alat tes dan bentuk personality profile yang dimaksudkan untuk membaca orang. Ada DISC, yang mengenal tipe dominan, tipe influence. Atau ada juga tipe sanguinis, plegmatis, dll. Banyak sekali model membaca orang secara psikologis. Nah, kali ini, kita akan belajar pula membaca orang denngan menggunakan alat yang namanya MBTI! Read more

TOXIC LEADER

August 14, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off

toxic_leader.jpg

DOWNLOAD “ I hate my Boss..!!! ”

“  Baru jadi supervisor saja sudah belagu, apalagi jadi direktur bisa tutup nich perusahaan..”

“  Belum pernah di demo satu kantor ya, biar turun pangkat loe..!! “

“ Sumpah nyebelin banget atasan gua..”

Tentu kita pernah mendengar dan bahkan itu kalimat yang kita sendiri ucapkan ketika kita kesal dengan atasan kita.   Sebenarnya, dibalik perusahaan yang sukses terdapat pemimpin yang berkualitas Namun sayangnya, bukannya jadi pimpinan berkualitas banyak pemimpin justru jadi pemimpin yang bermasalah. Inilah atasan yang berpotensi menghancurkan perusahaan serta organisasinya.Istilah bekennya TOXIC LEADER !! Judul TOXIC LEADER ini diinspirasikan dari buku pertama di Indonesia yang mengupas tentang Toxic Leader karya Anthony Dio Martin Sebuah bacaan wajib bagi anda para pemimpin diperusahaan. Ini juga karya terbaru dari Anthony Dio Martin, The Best EQ Trainer di Indonesia. Mari kita dengarkan rangkuman dan komentar mengenai buku TOXIC LEADER ini!

Pertanyaan kepada Smart Listener: “Pernahkah Anda menghadap boss yang nyebelin luar biasa. Bagaimana perilakunya?”

Penelepon:

Bapak Pujiono

Saya pernah bekerja di sebuah perusahaan Garment, disitu ada seorang Leader yang sangar sekali dimata anak buahnya, dengan Gaya Tangan di Pinggang, dan Mata Melotot. Setiap masuk, seharusnya jam 8 pagi, tapi setengah 8 dia sudah tiba dan membantu mengangkat barang-barang yang dibutuhkan anak buahnya untuk bekerja. Dia jalan-jalan keliling untuk mengawasi anak buahnya bekerja. Sekarang saya ini kena dampaknya, walaupun dia menakutkan dan menyeramkan, tapi ada Nilai Positifnya, saya belum mau pulang sebelum semua pekerjaan itu selesai. Dan dampaknya kita jadi merasa puas dan bangga dengan yg kita kerjakan.

ADM: Sisi positif dari orang seperti ini adalah mengajarkan kita untuk Disiplin. Tetapi karena atasan ini tidak bisa meng”Komunikasi”kan sikap dia itu, sehingga kebanyakan orang tidak menangkap sisi baiknya, melainkan sebaliknya. Tips utk Leader: Komunikasikanlah sikap Anda untuk berbuat Tegas, dengan memberikan Kasih sayang, luangkan waktu untuk mengobrol dengan anak buah, sehingga anak buah tidak menilai Anda selalu negative.

Bapak Michael

Ditempat saya yang baru ini, saya ditempatkan sebagai manager. Saya mempunyai atasan yang sangat arogan, sering mengeluarkan kata-kata umpatan, sering memukul meja ketika di ruang meeting. Bagaimana cara menghadapinya Pak??

ADM: Tips Penting:

  • NEVER FIGHT with Toxic Leader: (1) Hey, dia tetaplah pimpinan dan memegang otaritas atas nasib Anda: (2) Ambisius: mereka punya energi luar biasa untuk meraih WIN-nya. (3) Lebih baik arahkan energi Anda pada pekerjaan dan fokus pada job, jangan pernah menyerang pribadinya!
  • Strategy with Toxic Leader (mengikuti strategy perang): jangan perang dimana kekuatan kita lebih kecil: Tingkatkan “3 ABILITY”
  • CREADIBILITY: Sulit untuk konfrontasi dengan dia, jika kredibilitas Anda buruk dimatanya. Kondite Anda dimata dia bagaimana? Ini termasuk bagaimana dia menilai sikap dan karakter Anda?
  • ABILITY: Sulit untuk memperbaiki dia kalau performance Anda buruk
  • DEPENDABILITY: Sulit untuk memperbaiki dia kalau Anda yang tergantung padanya, bukan dia yang bergantung pada Anda.

CIRI SEORANG TOXIC LEADER: (1) Gaya manajemennya “Totem Pole Management”.

  • Totem pole = patung Indian yang bersusun-susun, isinya orang yang disusun!
  • Para toxic leader meremehkan dan menginjak-injak ke bawah, tetapi ke atas mereka menjilat.
  • Yang sering jadi masalah, bawahan merasa dirinya punya masalah. Tapi atasan dari pimpinan toxic ini nggak. Jadi, saat kita “naik banding” ke boss yang lebih tinggi, dipikir kita yang GILA!

(2) Atmosfir kerja Tidak Menyenangkan.

  • Komentar karyawan: “Rasanya lebih baik kerja tanpa boss kita”
  • Manajemen konflik: antara sesama karyawan dibuat menjadi curiga satu dengan yang lainnya.
  • Tingkat kepercayaan antar individu dalam tim menjadi rendah. Satu dengan yang lainnya diadu domba dan suasana kerja menjadi sangat tidak nyaman.

(3) Toxic leader justru menghargai, memuji bahkan mempromosikan karyawan-karyawan yang memiliki “blind loyalty”

  • Bahayanya adalah mereka dikelilingi oleh para “yes man”
  • Yang protes, justru “diekskomunikasikan”

(4) Banyak diciptakan rasa takut serta rasa bersalah.

  • Emotional blackmail: pemerasan secara emosional!
  • Dengan mudah ia mengancam dengan penundaan kenaikan, terhambatnya promosi ataupun ancaman-ancaman yang membuat bawahannya merasa takut tapi tidak bisa berbuat apa-apa.

(5) Dalam jangka panjang, hasil tim sebenarnya memburuk

  • Dalam short term, kelihatannya membaik tapi long term, makin parah
  • Turn over jadi tinggi dan orang-orang bagus pun pergi akhirnya
  • Kebanyakan hanya mengejar kuantitas, tapi dari sisi kualitas hasilnya, menurun drastis.

(6) Senang menciptakan suasana yang penuh kabut, tidak jelas serta kurang transparan.

  • Statement-statement yang tidak jelas dan ambigu ataupun yang bermakna ganda untuk menghindari tanggung jawab. Atau dengan cepat ia atau menolak atau menganulir keputusannya jika saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkannya.
  • Jika didesak ataupun diperhadapkan pada kata-kata yang pernah diucapkan, maka mereka dengan mudah akan mengelak dengan kata-kata yang manis.

(7) Jika kepepert, para toxic leader ini akan bisa menghalalkan cara apapun asalkan tujuannya tercapai.

TIPS MENGHADAPI BOSS TOXIC:

Hal penting menghadapi Toxic Leader dalam organisasi (INI PENTING)

o   IS EVERYBODY ALSO FEEL THE SAME? Atau hanya Anda saja yang terlalu sensitive?? o   YOUR ARE THE MASTER OF YOUR FADE: Pikirkan apakah Anda masih mendapatkan pembelajaran dan terus berkembang bersama dalam organisasi ini? Ingat, kita selalu bisa memutuskan mau bergabung ataupun tetap o   KALAU MASIH TETAP BERTAHAN, BE SMART!

o   INVALIDATING TOXIC LEADER’S ACTION & WORDS, Jangan percaya 100% sehingga tidak terpengaruh. Pasang tameng dan perisai!

Incoming search terms:

Cerdas Emosi Dengan Puasa dan Memaafkan

July 23, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off


DOWNLOAD

Smart Emotion Radio Talk, 23 Juli 2014

Di bulan suci Ramadhan ini, dimana-mana kita melihat poster dan spanduk ucapan selamat berpuasa dan ajakan untuk saling memaafkan. Memang, berpuasa bukan saja menjadi kewajiban agama tetapi sekarang juga sudah menjadi tradisi. Tak mengherankan alasan berpuasa bukan lagi bagus secara spiritual, tetapi dalam praktek kesehatan fisik, dan juga mental pun disarankan untuk melakukan puasa.  Dan setelah puasa di bulan Ramadhan, kita pun menunggu tibanya hari raya Idul Fitri.  Salah satu pesan penting selama Idul Fitri adalah saling memaafkan. Memaafkan…memaafkan yang salah pada kita, memaafkan masa lalu dan membuka lembaran yang baru. Nah, soal memaafkan pun tidak saja bagus secara spiritual, tetapi juga secara psikologis.

Pelajaran Soal Memaafkan:

“Pak-pak, ingat nggak kesalahan papi sepuluh tahun lalu?”.”Lho,bukannya kamu udah maapin. Iya, sih. Mami cuma mau ingatin, sepuluh tahun lalu papi pernah salah!”.Ini udah maapin atau belum?

Diusir oleh papanya dari rumah: tapi akhirnya ia bisa telpon: “Papa, meskipun papa pernah usir saya dan saya terluka, saya mau bilang saya memaafkan papa hari ini. Saya menerima papa untuk menunjukkan bahwa diri saya lebih baik dari papa”.

Ada 4 Tipe Orang Soal Mengingat dan Memaafkan!

§  TIDAK melupakan, TIDAK memaafkan: Si  PENDENDAM!

§  BERUSAHA lupakan, TIDAK memaafkan:  Si MUKA MANIS!

§  TIDAK melupakan, TAPI memaafkan: Si LUKA BATIN

§  BERUSAHA melupakan, JUGA memaafkan: Si IKHLAS HATI

Alasan kenapa kita nggak mau memaafkan:

·          Karena kita belum mau lepas kemarahan kita, kita masih marah (belum bisa gw maapin krn gw masih marah!! Ok, mau sampai kapan?)

·          Kita inginkan keadilan: “biar tau rasa tuh orang, semoga ditabrak becak!”

·          Memaafkan itu seakan-akan membiarkan orang itu lepas, tanpa dihukum, “Enak aja, kalau maafin berarti semaunya selesai dong!”

·          Rasanya ingin membalas, sebagaimana kita sudah disakiti: “Sebelum saya balas perbuatannya, saya nggak kan puas”

·          Mereka belum jera atau belum minta maaf: “Tapi kayaknya dia belum nyesal tuh Pak!”

·          Tidak percaya mereka akan berubah

Bagaimana Cara Pikir Orang Yang bisa Memaafkan?

Fred Luskin dalam buku “Forgive for Good” menyimpulkan 3 alasan mengapa mereka bisa memaafkan:

·          Mereka dapat memberikan suatu penjelasan rasional tertentu terhadap sikap orang lain yang telah membuat diri mereka tersinggung (psikologis)

·          Mereka tahu bahwa menyimpan rasa marah dan dan dendam justru merusak orang yang menyimpannnnya (kesehatan)

·          Mereka  percaya bahwa kemarahan dn rasa benci menyimpan energi negatif yang menolak dan membuat berbagai berkat dan anugrah Tuhan tidak bisa hadir (spiritual)

Apakah Anda sungguh-sungguh memaafkan??

Periksalah Rasa Marahmu!

“Habis dia menyakitiku”

“Aku cuma benci dgn dia”.

Tapi, emosi pasti ada alasannya.

Carilah Alasan, kenapa orang itu membuat kamu marah, karena semakin tahu alasan, semakin mudah mencari solusinya!

Terimakasihlah Atas Pembelajaran itu!

“Setelah hutan terbakar, semak dan tanaman baru akan muncul kembali”

Setiap orang yang membuat kesalahan pada kita akan memberikan pelajaran kepada kita

§  Membuat kita untuk menjadi lebih berhati-hati

§  Boleh percaya tetapi tetap harus waspada

Let it Go-lah atau hal itu akan menghantuimu!

Kisah tentang seorang tua yang anaknya ditabrak mati lalu, dia mendendam selama sepuluh tahun. Lantas, akhirnya ia memaafkan. Lalu, ia pun bisa membangun suatu lembaga bantuan bagi orang tua yang anaknya tertabrak!

“Seandainya saya maafkan sepuluh tahun lalu. Entah sudah berapa banyak orang yang bisa saya bantu. Tapi saya terlalu sibuk selama sepuluh tahun degan kemarahan saya”

Apakah Anda  sungguh-sungguh minta maaf?

·        Apa yang kamu lakukan, mungkin kamu tidak pernah mengerti akibatnya! Jadi cobalah meminta maaf, sesedikit apapun kesalahan kita!

·        Kasih waktu bagi orang untuk memaafkanmu. Jangan menuntut!

·        Meminta maaf itu gampang, tetapi melaksanakan permintaan maaf itu lebih mulia.

·        Berjiwalah ksatria, lakukanlah empat mata

·        Jika orang itu belum bisa langsung memaafkan, sabarlah dan mengertilah.

INFORMASI PENTING!!

Mau menjadi trainer yang genius dalam mengajar dengan menggunakan metafora?

Juga ahli dalam storytelling, menciptakan dan bermain game, dan pengajaran yang membuat orang terkagum-kagum bahkan tahu menghafal rahasia menghafal seluruh headline koran?

Nah, ini hanya buat yang betul-betul serius dan tertarik menjadi trainer bersertifikasi internasional.

Inilah program yang melatihan Anda menjadi trainer berkualitas dan berlisensi internasional.

“Great Trainer in Action”  11-14 Agustus 2014

Kapan Workshop Great Trainer In Action ini diadakan?

Tanggal     : 11-14 Agustus 2014

Jam      : 08.00 – 18.00

Tempat       : Hotel Santika Premier, Jakarta

Daftarkan Diri Anda dan Tim Anda sekarang juga!

MWS Indonesia

(021) 351.8505 atau 386.2521

Metafora Yang Mengubah Hidup Anda!

July 16, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off

DOWNLOAD

Smart Emotion Radiotalk, 16 Juli 2014

Setiap harinya kita membaca status twitter, facebook yang berisi kalimat-kalimat inspiratif dan motivasional yang sangat menggugah hidup kita. Misalkan saja, “Bersatulah, seperti sapu lidi. Kalau bersatu, sulit dipatahkan!”, Atau yang ini, “Belajarlah dari padi makin berisi, ia makin menunduk!”. Atau di tengah masa puasa ini ada pula yang berkata, “Puasa dan doa, adalah ibarat sayap yang mengantar kita ke surga”. Nah, banyak diantara kalimat itu yang dikaitkan dengan perumpamaan dan analogi. Ternyata praktek menggunakan analogi ini telah digunakan sejak zaman dulu, bahkan sejak jaman para Nabi. So, itulah yang juga kita sebut METAFORA. Apakah metafora itu? Dan mengapa orang mengajar dan menginspirasi dengan metafora?

Apa yang Menarik Soal Metafora?

·         Ketrampilan yang paling klasik dan sudah sejak lama dilakukan, para nabi misalnya: “Jangan keras seperti batu!”

·         Artistoteles mengatakan, “Hal terhebat adalah menjadi ahli dalam metafora. Ini adalah tanda kejeniusan. Karena untuk menciptakan metafora yang hebat, butuh mata yang bisa melihat  suatu kesamaan”

·         Personal: berusaha melatih ketrampilan membuat metafora. Misal awal tahun: Horse Spirit (salah satunya adalah soal kesetiaan seekor kuda seperti Pangeran Diponegoro dengan TuranggaSeta), di Piala Dunia yang baru selesai, 10 Pelajaran Kehidupan dari Sepak Bola (Pintar saja nggak cukup harus bisa bekerjasama dengan orang lain).

·         Para trainer & motivator menggunakan metafora untuk mengubah kehidupan orang!

o   Zig Ziglar, “Kesuksesan itu seperti tangga, bukan elevator. Kamu mesti menaiki dan melaluinya”

o   Stephen Covey, “Tentukan dulu golmu dan prioritasmu. Jangan sampai kamu beut-buru menaiki sebuah tangga, tahu-tahu ketika sampai di ujung atas tangga, kamu baru sadar kamu berada di tangga yang salah!”

Mengapa Menggunakan Metafora?

1. Mengajarkan Sesuatu!

o  Para nabi melakukannya! Begitu juga orang tua kita dulu “Kalian bersaudara, jangan jadi seperti kucing dengan anjing!”, “Jadi pemimpin, jangan jadi orang yang pendiriannya seperti air di daun talas!”

o  Kitab Suci: AlQuran (Al-Baqarah 261): memberikan harta dijalan Allah itu seperti menumbuhkan buah biji, lalu tumbuh tujuh bulir yang masing-masingnya bulir ada seratus biji. Begitulah Allah melipatgandakan! Alkitab: kisah anak yang hilang!

o  Orang menolak logika, tetapi tidak bisa menolak perumpamaan

2. Menyindir

o  Biasanya untuk memperhalus, supaya orang tidak merasa tersinggung

o  “Dia itu seperti katak dalam tempurung!”, “Kamu naksir dia itu ibaratnya punuk yang merindukan bulan”

o  Gusdur: “DPR kita itu seperti taman kanak-kanak”

3. Menyederhanakan dan Mempermudah Suatu Pesan

o  Penjelasan yang panjang lebar dengan mudah bisa ditangkap

o  William Shakespeare: “Dunia ini panggung sandiwara, dan kitalah pemain-pemainnya!”

“Sekejam-kejamnya ibu tiri, tidak sekejam ibu kota”

Apa Rambu-Rambunya Dalam Menggunakan Metafora?

1. Jangan Membingungkan!

o  Harus mudah, sederhana dan gampang ditarik maknanya! Masuk akal!

o  “Jangan melakukan pekerjaan sia-sia seperti mau menegakkan benang yang basah!”

2. Harus disesuaikan dengan level audiensnya!

o  “PRJ kemarin itu kayak anai-anai bubus”. Lha orang tahu nggak anai-anai itu apa? (anai-anai=semut putih)

3. Bisa Membuat Tersinggung, Jadi harus berhati-hati!

o  Kasus YKS, “Bayangkan anjing ini lucu seperti Benjamin”

Tips Caranya Menjadi Ahli Dalam Menggunakan Metafora?

1. MElihat metafora-metafora yang ada selama ini!

o  Pelajari paternnya, lihat gaya dan caranya!

2. TAmbahkan metafora dalam setiap obrolanmu!

o  Waktu ngajarin, waktu bicara dan waktu menasihati orang ataupun waktu menulis!

3. FOkuskan terus melatih mencari kesamaan yang mudah dipahami!

o  Latih dan praktekkan dan latih lagi!

4. RAsakan kesenangan dalam menggunakan metafora untuk memperkaya komunikasimu

o  Ingat kembali waktu nasihatin orang dengan metafora dan berhasil!

INFORMASI PENTING!!

Mau menjadi trainer yang genius dalam mengajar dengan menggunakan metafora?

Juga ahli dalam storytelling, menciptakan dan bermain game, dan pengajaran yang membuat orang terkagum-kagum bahkan tahu menghafal rahasia menghafal seluruh headline koran?

Nah, ini hanya buat yang betul-betul serius dan tertarik menjadi trainer bersertifikasi internasional.

Inilah program yang melatihan Anda menjadi trainer berkualitas dan berlisensi internasional.

Ikutilah “Great Trainer in Action”  11-14 Agustus 2014

Benefit Buat Anda!

·   Sertifikasi ELT (Essential Licensed Trainer) dari MWS International yang telah mempunyai network luas di Indonesia, Malaysia, Singapura, Jerman, China, danAustralia

·   Materi-materi dengan standard International yang lengkap, praktis dan komprehensif untuk melatih Anda menjadi seorang trainer profesional

·   Setelah diberikan training dan LULUS, profil Anda diakui dan Anda akan mendapat sertifikat kelulusan, dimentor dan masuk dalam komunitas trainer ELT MWS Indonesia

·   Kesempatan dan Peluang untuk menjadi mitra bisnis MWS Indonesia di masa depan

Kapan Workshop Great Trainer In Action ini diadakan?

Tanggal     : 11-14 Agustus 2014

Jam          : 08.00 – 18.00

Tempat     : Hotel Santika Premier, Jakarta

INVESTASI : Rp. 11.000.000,-

Daftarkan Diri Anda dan Tim Anda sekarang juga!

MWS Indonesia

(021) 351.8505 atau 386.2521

Cerdas Emosi di Kampus!

July 2, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off


DOWNLOAD

Smart Emotion Radiotalk, Rabu 2 Juli 2014

Mengapa sih perlu cerdas emosi di kampus? Bukannya kalau di kampus tugasnya adalah belajar, menimba ilmu, kejar IP yang tinggi lalu secepatnya di wisuda dan cari kerja? Tapi sebaliknya, ada yang menganggap kampus sebagai masa bersuka ria, mumpung lepas dari pengawasan orang tuanya karena mereka kuliah di kota lain. Makanya, tak mengherankan banyak berita tidak sedap pun muncul dari kalangan mahasiswa mulai dari geng, narkoba, hingga sex bebas ala anak kost. Masa kampus adalah masa persiapan penting menuju ke jenjang dimana seseorang mulai bekerja dan dianggap dewasa. Masa kampus, adalah masa transisi yang tidak sepele. Salah melangkah, masa depan bisa dipertaruhkan!

Berbagai Tipe Mahasiswa:

1.      Tipe Semut (Semuanya Ikut): aktif baget sana sini tapi nggak rampung2 kuliahnya, jadi Mabad (Mahasiswa abadi)

2.      Tipe Kupu-Kupu (Kuliah Pulang – Kuliah Pulang): hanya kuliah only!

3.      Tipe Kumbang (Kemanapun Bimbang) : nggak jelas dengan tujuan kuliahnya, ikut-ikutan kuliah!

4.      Tipe Kecoa (Keinginannya Coba-Coba Aja): coba kuliah, setengah hati, nggak serius, drop out!

5.      Tipe Nyamuk (Nyaman dan Maunya Untuk Kesenangan): hedonis, mall, free!

6.      Tipe Belalang (Bela-belain Banting Tulang): kuliah sambil kerja

7.      Tipe Capung (Cari Pinjaman Utang): banyak hamburkan uang, pinjam sana sini

8.      Tipe Lalat (lama lama dan telat) : kuliahnya lama banget nggak lulus-lulus

Mengapa Perlu Cerdas Emosi di Kampus?

1.      Prestasi Akademik. Penelitian di Univ Gunadharma, menunjukkan bahwa ada korelasi antara kecerdasan emosi dengan IP korelasinya 0,38!

2.      Bisa Atasi Masalah Lebih Efektif. Masa kuliah itu kan up and down, Pasti ada masalah. Mahasiswa yang lebih sadar tinggi EQ, lebih sadar kondisi dirinya serta fokus pada masalah, bukan emosi. Bukan melampiaskan ataupun lari dari masalah, tapi berusaha atasi!

3.      Stress lebih Terkendali. Pasti stress, apalgi dekat ujian. Trus ada target dari orang tua, belum lagi kalau pacar ortu udah menuntut anaknya dinikahi cepat. Stress!

4.      Perilakunya Dipikirkan Matang. Banyak mahasiswa yang “sikat dulu urusan belakangan”, akibatnya banyak hal yang jadi masalah belakangan. Yang matang, ada consequential thinkingnya.

5.      Lebih teraktualisasi. Cerdas emosi, bisa mengatur dirinya. Sehingga tidak terjebak jadi mahasiwa galau, mereka bisa fokus pada potensi, bukan dilemahkan oleh masa lalunya!

6.      Disukai, Dipilih dan Dibantu ketika Punya Masalah. Kehidupan sosialnya bagus, bisa masuk ke manapun. Seringkali populer dan kalau ada masalah, ia akan dibantu!

7. Jadi “oase” dan “obor” bagi rekan-rekannya. Hidupnya tampak menyenangkan dan matang, sehingga orangpun datang untuk minta nasihat dan pertolongan!

8. Hubungan Yang Baik, Bisa Atasi Problem Pelik! Karena bisa jaga relasi dengan baik, banyak masalah dalam akademik, problem dengan dosen, dll bisa diatasi!

Contoh: Nyaris tidak lulus mata kuliah karena kelamaan di Timtim, tapi karna hubungan baik dengan dosen (memberikan berita dan info penting), tetap bisa ujian dan lulus dengan nilai A.

Tips Emosi di Kampus?

1. Sadari & Very Important: Kuliah is Preparation Time! Jangan kelamaan tapi juga jangan hanya kupu-kupu! “Kupu-kupu itu bodoh, kelamaan itu idiot” Kampus itu hanya transisi, persinggahan terakhir dunia pendidikan menuju ke dunia kerja. Mereka yang cerdas emosi di kampus, seringkali juga tidak punya masalah tatkala masuk dalam pergaulan kerja!

2. Terapkan Jeda 6 Seconds, sebelum melakukan sesuatu! Kadang suka mengambil risiko, suka emosional! Tapi pikirkan akibatnya!

3. Bangun 4 Area Penting dalam Kecerdasan Emosional! Kedasaran Diri, fokus pada kelebihanmu. Manajamen Diri: kelola emosimu dengan kelola cara berpikirmu; Kesadaran Sosial: peka dan baca emosi orang dan belajar mendengarkan; Social Relationship: gaul dan interaksi bahkan konflikpun bisa mematangkan dirimu

Productive Holiday!

June 25, 2014 by Anthony Dio Martin  
Filed under Smart Emotion Radio Talk

Comments Off


DOWNLOAD

Smart Emotion Radiotalk, Rabu 25 Juni 2014

Biasanya, Anda ngapain kalau liburan? Umumnya, liburan hanya sekedar jalan-jalan, menghabiskan uang, main game, ataupun kegiatan yang kurang produktif. Memang sih ada yang berkelit, “Lho namanya juga liburan, ya harus bersenang-senang aja dong?” Memang benar. Tetapi bagi anak sekolah, bagi lingkungan kampus, sebenarnya masa liburan selain untuk “bersenang-senang” bisa juga direncanakan untuk berbagai aktivitas yang bermanfaat. Bahkan, ide radiotalk inipun bisa dipakai beai mereka yang bekerja untukmenggunakan masa cutinya dengan lebih efektif dan produktif. Nah, bagaimanakah membuat “liburan yang produktif” itu. Ayo, kita perbincangkan!

Apa itu Productive Holiday?

·        Liburan yang memberikan multiple positive, yakni dampak positif yang banyak bagi berbagai aspek kehidupan kita!

·        Productive holiday tidak identik dengan membawa kerjaan kantor ke tempat berlibur. Itu artinya cuma pindah lokasi! Karena itulah, butuh perencanaan kerja yang baik, supaya bisa menikmati liburan produktif ini!

·        Nah, aspek apa saja?

o   Aspek fisik: istirahat dari rutinitas kerja fisik kita. Jadi tubuhpun punya kesempatan untuk mengalami pembaharuan!

o   Aspek beban mental: segala beban pikiran kita diletakkan sesaat! Ini terkait dengan STRESS!

o   Aspek hubungan: meningkatkan hubungan dan keakraban dengan orang-orang yang kita banyak berinteraksi

o   Aspek team work: konflik bisa berkurang, kerjasama bisa menjadi lebih baik,muncul pemahaman

o   Aspek pengetahuan:memberikan pemahaman dan pengertan yag baru, baik sisi pengetahuan

Pertanyaan untuk Smart Listener:

“Bolehkah diceritain, pengalaman kamu mengisi liburan dengan baik, yang pernah kamu lakukan atau yang masih tetap kamu lakukan sampai sekarang?”

Penelepon:

Pak Simon:

Karena saya bekerja dan istri berjualan makanan, maka ketika liburan lebaran, Anak-anak kumpul semua, dan mereka kami ajarkan untuk bersih-bersih rumah, berkumpul dan menunjukan bagaimana sulitnya mencari uang dengan berjualan makanan. Ketika pekerjaan selesai, kami sekeluarga jalan-jalan ke Mall.

Pak Aryo:

Kalau saya mengisi Liburan dengan mengikuti Seminar-seminar yang diselenggarakan di Universitas di Meda, karena sayapun sudah membuat budget tersendiri khusus untuk mengikuti kegiatan-kegiatan akademik spt itu. Dan juga saya pergi ke Perpustakaan, Museum bersama teman-teman.

Pak Eddy:

Kebiasaan saya dari dulu sampai punya anak spt sekarang, saya menganjurkan untuk Liburan keluar Indonesia ke Negara yang lebih maju dari kita. Kita harus menimba pengalaman apapun yang lihat disana. Contoh: ahun 1991 sewaktu saya ke Singapore, mereka pakai Kantong Sampah. Di Makassar tahun 91 tidak ada orang yang memakai kantung sampah. Alangkah susahnya mensosialisasi kantong sampah itu, dan baru 10 tahun saya menimba hasilnya.

Hati-hati dengan MULTIPLE NEGATIVE!

·        Fisik: Setelah liburan, malah fisik menjadi bertambah capek. Malahan sakit setelah liburan. Karena kurang tidur, ikut jadwal tur yang terlalu padat!

o   Pulangnya jangan mepet!

·        Konflik Hubungan & Team: justru hubungan menjadi tambah rusak setelah pergi liburan bareng.

o   Kalau perlu: tetapkan dan sepakati soal mental selama bepergian!

·        Fisik libur, pikiran nggak! Pada waktu ketika liburan, Liburkan juga pikiran kita dari hal-hal yang membuat kita stress

Beberapa Point Penting Soal Productive Holiday!

1.      Liburan itu penting, untuk menjaga keseimbangan hidup kita! Seperti alam, ada berbagai musim. Dimaksudkan supaya kita pun beristirahat!

2.      Banyak orang yang bangga ketika tidak mengambil cutinya sama sekali. Ada 3 kemungkinan, (1) kerjaan Anda terlalu banyak dan saatnya untuk ditambah orang lain untuk bantu; (2) planning kerja Anda buruk atau (3) Anda ketagihan kerja!

3.      Productive holiday tidak identik dengan membawa kerjaan kantor ke tempat berlibur.

4.      Semua liburan pasti bermanfaat, tetapi tidak semuanya produktif.

5.      Untuk bisa produktif, itu harus direncanakan.

6.      Perencanaan itu lebih baik tahunan. Kalau tidak, berbagai aktivitas akhirnya akan merampok waktumu sehingga jadi tidak punya lagi waktu untuk berlibur!

7.      Tips FOCUS Celebrity: Fun, Object Work, Celebrate & Cheerleading, Understanding, Stress Reduction On!

Next Page »