Miniworkshop series Module Content Coaching BCA, Maret 2012
March 22, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Seminars
Selama 3 hari, sekitar 25 orang tim pengajar dari BCA khususnya yang telah mendapat predikat sebagai ELT (Essential Licenced Trainer) dari Miniworkshoseries (MWS) International, mendapat pelatihan untuk mengajarkan modul-modul MWS. Adapun, jenis modul utama yang disharingkan kepadapara tim trainer tersebut adalah: (1) Visi, Mision and Purposes; (2) Executing Change; (3) Dealing with Change; (4) Handling Difficult People; (5) Creative Thinking serta (6) The Winning Attitude. Selama 3 hari, para tim pengajar BCA ini diajarkan secara kreatif dan ‘blak-blakan’ rahasia serta tips mengajarkan modul-modul tersebut ke seluruh jajara karyawan di BCA dengan berhasil. Suasana yang fun, penuh aktivitas dan atraktif sungguh mewarnai acara ini. Beberapa tim pengajar yang belum bersertifikasi ELT dari MWS bahkan berharap bahwa mereka segera bisa belajar dalam program “Trainer in Action” bersama MWS. Sukses untuk tim pengajar dari MWS!
Public Sertifikasi Trainer Internasional “Great Trainers in Action” Angkatan IV, Maret 2012 bersama Miniworkshopseries Indonesia
March 17, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Seminars

Selama empat hari (12-15 Maret 2012), bertempat di Hotel Santika Premiere Jakarta, kembali diadakan program sertifikasi trainer internasional yang banyak mendapat respon positif dari pesertanya yakni “Great Trainer in Action”. Selama empat hari para peserta mendapat modul “revisi baru” (dengan lebih banyak tips dan aktivitas plus “behind the scene”) bersama Master Trainer MWS (miniworkshop series) yakni Bp Anthoy Dio Martin dan Bp Max Sandy. Simak saja komenar positif yang diberikan oleh salah satu pesertanya yang telah mendapatkan gelar ELT (Essential Licenced Trainer) yakni Bp.Soegeanto Tan yang juga penulis buku laris “Master 18”:
“It’s the most powerful training in my life. ELT!!! “Beyond expectation training”. Pak Martin dan Pak Sandy adalah pasangan trainer yang bukan saja energik namun memiliki “Value”. Seorang Great Trainer sebenarnya. Tulus berbagi, apapun yang saya dapat benar-benar sebuah sharing yang sangat langka & membangun karakter “INDAH” seorang great trainer. So Join this ELT!!!” (Soegeanto Tan, penulis bulu laris Master 18)
Incoming search terms:
Seminar “Becoming High Effective Leader” CCH Combiphar di Solo, Maret 2012
March 10, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Seminars

Di awal tahun ini, para manger dan jajaran pimpinan OTC Combiphar yang biasa disingkat CCH (Combiphar Consumer Health Care) melakukan meeting tahunannya di Solo, bertempat di Hotel Sunan. Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 70 orang pimpinan level manager hingga para supervisor tim sales ini mendapatkan seminar bertema “Becoming Highly Effective Leader” yang dibawakan oleh Bp Eko Tjahjono Tjia serta Bp Anthony Dio Martin. Bagaimanapun, seperti yang dikatakan oleh pimpinan tertinggi groupnya Combiphar Bp.Micahel Wanandi serta pimpinan CCH Ibu Titiek Sri Hendarti, “Masa depan healthcare di Combiphar akan sangat tergantung pada semangat dan terobosan yang dilakukan oleh rekan-rekan pimpinan di CCH”. Karena itulah, seminar yang berfokus pada prinsip-prinsip penting pimpinan yang sales yang efektif, menjadi kunci penting seminar kali ini. Semoga misi Combiphar dapat direalisasikan berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas dari tim CCH.
EQM Kompas Gramedia, Maret 2012
March 5, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Seminars

Incoming search terms:
“How To Be An Expert In Your Field?”
February 17, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Smart Emotion Radio Talk
SmartEmotion, Anthony Dio Martin, 16 Februari 2012
Setiap orang, apapun pekerjaannya, bisa menjadi seorang ahli (expert).
Apa yang harus diketahui, dilakukan terlebih dulu? Dalam bukunya, Management Intrapreneurship (Pemburu dan Petani), Pak Martin memberikan tips tentang bagaimana kita harus bangun Personal Mastery dulu untuk bisa mencapai sukses. Janganlah pergi ke jalan yang sudah biasa dilalui orang lain, tapi pergilah ke jalan yang jarang dilalui orang dan tinggalkan jejak kita disana. (kalau kesasar nanti gimana….? Apa gak ada rampok nya…?
)
Yang pertama harus dilakukan: Lakukan inventory buat diri kita, untuk mengukur diri kita dengan SIAP.
SIAP:
S: Skill. Apa skillmu, seberapa tinggi skill itu dikuasai?
I : Interest. Apakah Anda betul betul tertarik untuk itu, tertarik dibagian mananya?
A: Atitude. Bagaimana attitude kita akan bidang itu?
P: Pengalaman. Punya pengalaman gak? Kemungkinan sukses akan lebih besar kalau lebih banyak pengalamannya.
Kenapa Mastery itu diperlukan?
Selain kita akan dibayar lebih mahal, juga untuk popularitas. Orang lain akan mencari kira dan mengikuti apa yang kita katakan, pernyataan kita di tunggu tunggu.
Contoh: Dosen dibayar Rp 100-200 ribu/ jam, Speaker ada yang dibayar sampai Rp 60 jt/ jam. Dengan bayaran sebesar itu bukan berarti Speaker sekian kali lipat lebih pintar dari Dosen, tapi dia tahu bagaimana ‘menjual’ dirinya……(pantas aja harga speaker di sound system ku mahal ya….?
)
Anda pasti punya satu keahlian yang anda kuasai. Orang seringkali terlalu meremehkan pengetahuan yang mereka miliki, padahal banyak orang lain yang membutuhkannya. Kita bisa membantu orang lain dengan keahlian kita.
Martin Luther King dengan puisinya bercerita tentang tukang sapu, yang intinya:
Lakukan pekerjaan menyapu jalan dengan luar biasa, sama seperti Michael Angelo, Beethoven, membuat karya karya besarnya….supaya sampai2 penghuni surga dan bumi berkomentar: “Disini hiduplah seorang penyapu jalan yang luar biasa”. (kalau penyapu jalan bisa luar biasa gitu, kenapa kita mau jadi yang biasa biasa saja…..?
)
Hal yang bisa dilakukan: lakukan 7 Rules berikut ini.
7 Rules How You Can Start to be an Expert:
1. SIAP: Skill Interest, Attitude, Pengalaman.
2. Pilih Satu Bidang. Gali kemungkinan satu bidang yang bisa anda masuki (peluangnya, kemampuannya). Dari satu bidang, dicari sub-expert nya, misalnya, ingin menjadi broadcaster, lebih spesifik lagi, broadcaster khusus untuk bisnis.
3. Buat keputusan: Saya harus masuk ke bidang itu.
4. Bangun obsesi. Cari sebanyak mungkin informasi dan tambah terus pengetahuan tentang bidang itu. Obsesi ini akan memberikan identitas diri. Contohnya: tentang Sex orang ingat Dr. Boyke, Dr. Naek L Tobing, tentang Marketing: Hermawan, James Gwee, tentang Happiness: Arvan, Parenting: Ayah Eddy. (tentang Provokasi, ingat Pak Prasetya M Brata….tentang MindWeb ingat siapa? Syukur kalau ingat….;-))
5. Cari ahlinya. Misalnya, untuk marketing: cari orang yang ahlinya, ikuti seminarnya.
6. Berlatih. Rumus 10,000 jam terbang tetap berlaku, untuk bisa mendapat pengakuan. Beatles main band 10 ribu jam lebih. Mulailah berlatih sekarang untuk obsesi kita.
7. Mengumumkan kepada dunia, promosikan bidang yang kita ketahui.
3 Prinsip Penting Menjadi Ahli:
- Focus – pada apa yang kita kuasai, yg dibutuhkan pasar, yang mampu kita lakukan.
- Bayar waktu untuk belajar, berlatih.
- Berani investasi. Learn before you earn, invest before you harvest.
Bp Martin sendiri menganggarkan Rp 100 juta setiap tahun untuk pengembangan diri, melalui buku, training, dsb.
10 Tips Untuk Menjadi Expert:
1. Tulis artikel. Mulailah menulis artikel di berbagai media. (nah, mulailah nulis di milis kita)
2. Tulis buku. Menulis buku memberi nilai yang lebih tinggi.
3. Buat informasi publik apa yang bisa anda lakukan. Promosikan.
4. Buat newsletter berkala. (bukan kala iya, kala tidak….)
5. Kasih pendapat. Misalnya dalam forum forum yang terkait dengan bidang Anda
6. Kasih seminar. Untuk ini, Anda harur punya skill yang bagus. Berlatihlah, supaya tidak terjadi kesalahan fatal.
7. Berikan hal hal yang gratis, seperti: e-book, CD. Jangan terlalu pelit. (kalau pelit dikit boleh….?
)
8. Gunakan internet (FB, Twitter). Buat status terkait dengan keahlian kita.
9. Bangun kelompok kecil yang interest bidang tertentu, untuk sharing secara rutin.
10. Rawatlah kelompok yang sudah dibangun itu.
Diskusi Telpon, SMS.
Merintis Public Speaker Bagaimana? (Bp. Isparmo). Apakah harus menulis buku dulu atau bikin workshop kecil kecilan dulu untuk memperkenalkan diri kita? 10,000 jam terbang, masih berlaku?
Anthony Dio Martin (ADM): Ada 7 Rules yang harus diikuti (sperti diatas).
Bagaimana Menggali Potensi Diri? (Bp. Simon). Passion nya tentang masakan, tapi bekerja sebagai GM di trading company.
ADM: Dalam situasi seperti itu, caranya adalah dengan kompromi, walaupun butuh sedikit pengorbanan. Usahakan bagi waktu sebaik baiknya agar pekerjaan tidak terganggu (komitmen), tapi tetap bisa menyalurkan hobi. Mulailah dengan kedai kecil, gunakan akhir pekan untuk membangunnya. Pak Martin sendiri memakai masa transisi 6 bulan saat masih bekerja, sebelum beralih profesi. Week end dipakai bekerja keras, mempersiapkan diri, sesudah itu memutuskan untuk resign.
Pandai Tapi Tidak Pede. Bagaimana supaya berani tampil.
ADM: Mulailah membangun harga diri (self esteem), misalnya: meyakinkan diri sendiri dengan ngobrol dengan diri sendiri didepan kaca, bicaralah dengan diri sendiri ketika mau tidur, baru bangun tidur, untuk meyakinkan diri sendiri. Lama kelamaan harga diri akan terbangun. (namanya juga bangun tidur….;-))
Ingin Jadi Trainer, Tapi Kurang Pandai Bicara (Agus).
ADM: Sebelum menjadi Trainer, poles dulu kemampuan persentasi. Mintakan masukan dari orang lain, kumpulkan jam terbang. Berlatihlah terus, tapi berlatih dengan benar. Practice makes perfect, tapi kalau practice nya salah, kita akan menjadi master yang salah dengan sempurna juga.
Komentar Iseng:
- Perlu 10,000 jam terbang ya…? Kalau gak bisa terbang gimana ya…..? Kan kita bukan burung….;-))
- Jadi ingat ungkapan ini: “If excellent is possible, good is not enough” (kalau luar biasa itu mungkin, maka bagus saja tidaklah cukup). Makanya terus ikut HR Excellency….biar tetap bisa menjadi EXCELLENT….;-))
- Expert In Your Field? Kalau gak punya lapangan (field), gimana dong…?
)
*Ditulis oleh Eka ‘MindWeb’ Wartana
penulis buku MindWeb, konsep Berpikir Tanpa Mikir
MY BOSS IS A B@$TARD!” (BOSS SAYA BRENGS*K!)
February 10, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Smart Emotion Radio Talk
SmartEmotion, Bp. Anthony Dio Martin, 9 February 2012
Bulan ini kita membahas topik topik tentang Boss. Sebagian besar sms yang masuk mengeluhkan tentang boss nya. Judul diatas ada bukunya, yang dikarang oleh Richard Maun.
Orang berkomentar negatif tentang boss nya, merupakan sejenis balasan terhadap boss. Banyak curhat tentang si boss, kemudian berubah menjadi gossip. Ada buku lain tentang boss: My Stupid Boss. (Chaos@work)
Boss Pasti Berlalu: (kurang lebih isinya begini…)
Ingat ketika menginjak sepatu Boss: “Jangan injak sepatuku…., sepatu mahal tauuu! Apalagi diinjak dengan sandal murahan”. Si anak buah merasa sangat menyesal. Bukan karena telah menginjak sepatu si Boss, tapi menyesal karena lupa menginjak tahi kucing dulu sebelum menginjak sepatu si Boss……;-))
People do not leave the company, they leave their Boss. Orang keluar dari pekerjaannya, bukan karena pekerjaannya, bukan karena organisasi (perusahaannya), tapi kebanyakan karena tidak tahan, tidak suka terhadap Boss nya. Bahkan Peter Drucker mengatakan bahwa, sekarang saatnya untuk mendidik Boss, bukan anak buah lagi.
Jangan berpikir bahwa “Nice Boss is always good boss”. Good Boss kadang kadang harus membuat keputusan yang kurang menyenangkan, demi untuk hal yang lebih penting. Bastard Boss hanya mementingkan dirinya sendiri.
Dilihat dari kestabilan dan konfrontasionalnya, tipe boss bermasalah ada 4 jenis.
Tipe Tipe Boss Bermasalah:
- Buaya. Sikapnya tenang, strategic, tidak peduli perasaan, tidak memberi pendapat tapi menjadi dalang dibelakang layar. Contohnya, ketika memindahkan orang, dia menutupinya dengan komentar positif, padahal dia ingin menempatkan orangnya sebagai pengganti. Dia itu tipe politikus. (kok cirri-cirinya seperti ‘buaya darat’ ya…?
) - Singa. Suka terang terangan, konfrontasional, agresif, suka menyerang. Kalau tidak suka, akan ketahuan dari sikap dan ucapannya. Contohnya: “Kenapa sih kamu tadi komentar begitu….”. (Singa suka intimidasi yang lemah, seperti kancil……tapi juga yang kuat, seperti kerbau…..)
- Gajah. Dia tidak stabil tapi suka konfrontasi, moody, suka berbicara tentang perasaan, keluarga. Terkadang suka membentuk ‘gang’ sendiri dan melihat orang masuk blok siapa. Dia tipe roller coaster, naik turun. (pantas aja gak pernah senyum….moody terus…;-))
- Meerkat (Luwak). Tipe ini suka plin plan, tidak memberi komentar, suka menyembunyikan diri, sulit dihubungi, suka “No comments”. Kalau ada masalah:”Kan aku gak tahu…” (orang yang suka minum kopi luwak…iiiih…, bisa berubah menjadi tipe ini….? Just kidding…..;-))
Inti dari semua tipe boastard boss: ego nya luar biasa, semuanya demi kepentingan dirinya.
Teori A-G (Personal Survival Kits).
A: Awareness. Kenali boss anda.
B: Behaviour. Lihat sikap dia, apakah senang dengan perilaku anda. Harus berhati hati karena karir anda tergantung sama dia.
C: Consequencies. Pelajari dampaknya, kalau terjadi hal tertentu, bakal seperti apa jadinya.
D: Desire. Maunya apa? Tetap bertahan, dan mengharapkan karir naik, atau apa. Pikirkan rencana apa yang akan dilakukan.
E: Engage, -Disengage. Pikirkan jangka panjangnya, apakah akan tetap terlibat dengan apa yang dikerjakan sekarang dan bertahan atau mundur
F: Find A Way. Ubah langkah berikutnya, bagaimana caranya berhubungan dengan dia.
G: Go For Your Plan. Kalau kelihatannya tidak akan lama bertahan, lakukan rencana selama masa itu. Tapi Jangan terlalu cepat menghakimi. Kita selalu bisa belajar sesuatu dari boss seperti itu. Mungkin dia kelihatannya keras, tegas dan tidak menyenangkan, tapi ada yang bisa diperoleh dari dia. Jadi jangan membenci boss.
Menyikapi Boss:
Buaya: Hati hati, jangan terlalu percaya begitu saja (dia tricky) dan jaga hubungan, jangan terlalu dekat, buat dia bergantung pada kita.
Singa: Jaga emosinya. Disaat darurat, dia bisa bersikap manis, bertolak belakang dengan kebiasaannya.
Gajah: Lihat kondisi emosinya, dia orang yg personal, memakai perasaan (hobi, keluarga), berikan sentuhan emosional yang dia sukai.
Meerkat: Perlu sedikit di push, minta waktu bicara, libatkan dia dalam meeting, dsb
Diskusi Telpon, SMS
Boss Yang Marah Marah Terus.(Bp Ridwan). Bagaimana menyadarkannya? (emangnya dia pingsan, Pak? Kasih minyak angin aja…;-)).
Anthony Dio Martin (ADM): Usahakan untuk menjaga emosinya. Cari tahu apa saja yang membuat dia marah marah dan coba untuk meredam emosinya.
Boss Baik Dari Karyawan Baik (Bp Ongko). Ada ungkapan bahwa baik buruknya boss bisa dilihat dari kelakuannya saat menjadi bawahan. Tipe Buaya dan Meerkat ada kemiripan?
ADM: Terkadang karakter ketika menjadi karyawan terbawa ketika dia menjadi boss. Jangan marah marah sama boss (emang berani…?
) karena ketika anda yang menjadi boss, belum tentu anda lebih baik dari dia. Karakter sesungguhnya dari sseseorang akan muncul ketika dia diberi kekuasaan.
Mengundurkan Diri Dengan Kesan Baik(Bp Satria).
ADM: Buat catatan yang bagus sebelum berhenti. Kalau perlu buat suatu proyek dengan hasil yang bagus, yang akan meninggalkan kenangan yang baik tentang diri Anda. Penting untuk diingat: Never Burn Your Bridge. (artikelnya ada di website Pak Martin: www.anthonydiomartin.com)
Boss Baik Tapi Koruptor (Bp Wira). Hasil korupsinya dibagi ke karyawan.
ADM: Nice Boss belum tentu Good Boss! Gak selalu begitu, jadi jangan terlena dengan boss yang ‘nice’, cepat atau lambat ada ada problem yang bisa menyeret kita. Kita telah membangun mental yang buruk. Berhati hatilah.
Anggota LSM Tidak Disiplin (Bp Wilham). Bagaimana supaya LSM kokoh dan disiplin, sedangkan tidak ada sistim gaji?
ADM: adopsi sistim professional, jalankan sistim punishment and rewards. Anggota harus dibina dulu, kalau tidak bisa baru dibinasakan. Lebih baik kehilangan dia daripada kehilangan organisasi.
Kesimpulan:
- Nice boss is not always good boss,
- Jangan cepat menghakimi. Terkadang kita bisa belajar sesuatu dari dia.
Komentar Serius.
Tambahan informasi dari Richard Maun:
Tipe Boss yang:
- Stabil: Buaya dan Singa
- Tidak Stabil: Meerkat dan Gajah.
- Konfronsional: Singa dan Gajah (gajah juga suka teriak dengan terompetnya…)
- Non Konfronsional: Buaya dan Meerkat.
Jadi, kita termasuk yang mana dari yang diatas….? Gak satupun ya…..;-))
BASTARD versi bawahan: Begok Arogant,Sinting,Tolol, Aneh, Resek, Dongok….. (sudahlah begok, tolol….dongok lagi!
)
*Ditulis oleh Eka ‘MindWeb’ Wartana
penulis buku MindWeb, konsep Berpikir Tanpa Mikir
Incoming search terms:
Seminar Motivasi “Becoming A Star Employee” PT. Sodexo, Februari 2012
February 10, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Seminars

Mengawali acara Company Retreat Sodexo Indonesia yang bertemakan “CREATING A SYNERGY TEAM”, Bp. Anthoy Dio Martin pun melandasinya dengan materi “Becoming A Star Employee”. Seminar Motivasi ini sendiri dilaksanakan pada tanggal 9 Februari 2012 di The Higland Park-Resort Bogor dan diikuti semua karyawan sejumlah ± 40 peserta. Sebagai salah satu perusahaan internasional terkemuka yang disebut “The world leader in Food and Facilities Management Services” banyak hal yang masih harus dilakukan di tahun 2012 ini untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih besar lagi demi kemajuan Sodexo Indonesia. Saat ini memang ada banyak perubahan penting yang dialami di Sodexo Indonesia. Melalui seminar ini masing-masing peserta disiapkan secara mental untuk bisa menghadapi setiap perubahan yang ada dan menikmatinya sebagai sebuah bagian yang harus dilewati dalam mencapai sebuah sukses besar dengan pola pikir yang positif. Tidak hanya itu, setiap peserta juga semakin menyadari bahwa semuanya itu tidak mungkin terjadi jika tidak ada sinergi. Untuk itu, baik anggota tim yang baru maupun yang lama, berkomitmen untuk saling merangkul dan saling mengularkan tangan dalam bekerjasama dan menggunakan prinsip-prinsip yang sudah di sharingkan di seminar ini. Ayo sukseskan perubahan di Sodexo Indonesia dan CAPAI yang terbaik, Tim Sodexo Indonesia!
Incoming search terms:
Seminar Motivasi Emotional Quality Service (EQS) “EQ for Service” PT Mensana Aneka Satwa, Februari 2012
February 10, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Seminars

PT Mensana Aneka Satwa, sebuah perusahaan nasional di bidang obat-obatan hewan termasuk vaksin dan vitamin hewan, mengundang Bp. Anthony Dio Martin dalam sesi motivasi di Annual Meeting XVII mereka yang dilaksanakan pada tanggal 8 Februari 2012 di Hotel Aston. Meeting yang bertemakan Continues to Grow & Reliable ini dihadiri oleh ± 120 peserta, yaitu para sales (Animal Health Technical Service) dari seluruh Indonesia, termasuk Branch Manager, Regional Manager, dan para jajaran management di HO. Secara khusus Bp. Anthony Dio Martin memberikan materi “Emotional Quality Service” dengan tujuan memotivasi para peserta untuk menggunakan Kecerdasan Emosional dalam meningkatkan “service” para sales. Terutama karena produk Mensana sudah semakin diperhitungkan dan tingkat kompetisi yang terus bertambah, sementara target-target yang ingin di capai tahun ini pun, khususnya di sales bukanlah hal yang mudah. Melalui setiap pembelajaran yang diterima, para peserta pun makin menyadari akan pentingnya personal development untuk menjadi pribadi yang bisa diandalkan dan reliable, tentu saja harus ditunjang dengan kerjasama dari semua pihak dalam menjaga hubungan bisnis jangka panjang dengan client. CAPAI yang terbaik, Tim Mensana Aneka Satwa Indonesia……Be A Great Person!
Incoming search terms:
Training “Emotional Quality Management” SMK Santa Maria di Santa Monica Resort, Ciawi-Bogor 3-4 Februari 2012
February 7, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Seminars

Untuk kesekian kalinya HR Excellency diberikan kepercayaan untuk memberikan Training “Emotional Quality Management” bagi para suster, guru, serta karyawan di Lingkungan Sekolah Yayasan Ursulin. Secara khusus kali ini training diberikan bagi para suster, guru, serta karyawan SMK Santa Maria yang diikuti oleh 27 peserta. Training dilakukan di Santa Monica Resort, Ciawi-Bogor pada tanggal 3-4 Februari 2012. Selama 2 hari para peserta terinspirasi melalui materi-materi yang disampaikan para Master Trainer EQ dari HR Excellency yaitu Anthony Dio Martin, Max Sandy, Gideon Surya, dan Dian M. L. Riupassa dengan keunikan gaya mengajar mereka masing-masing. Suasana belajar menjadi sangat seru dengan metode pembelajaran yang tidak monoton. Ditambah lagi dengan antusiasme peserta yang selalu ditunjukkan mereka membuat waktu berjalan sangat cepat dan tanpa terasa sudah berada dipenghujung dari training 2 hari ini. Training di tutup dengan sebuah tantangan yang membuat setiap peserta bisa benar-benar yakin akan betapa besarnya peranan EQM dalam menghadapi setiap tantangan hidup. Maju terus pantang mundur SMK Santa Maria!
Seminar Motivasi “Becoming A Star Employee” Actavis Indonesia di Swissbell Hotel Jakarta, 5 Februari 2012
February 7, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Seminars

Bp. Anthony Dio Martin kembali memberikan Seminar Motivasi untuk para sales PT Actavis Indonesia termasuk Sales Manager, Regional Sales Manager, dan para Manager di HO dalam rangkaian acara Annual Meeting 2012 mereka yang bertemakan “Smarter, Faster, Stronger”. Seminar yang dihadiri ± 270 peserta dari seluruh Indonesia ini berlangsung pada tanggal 5 Februari 2012 di Swissbell Hotel Jakarta. Dalam seminar ini Bp. Anthony Dio Martin secara khusus membawakan materi “Becoming A Star Employee” untuk memotivasi para peserta menemukan kekuatan dan dorongan semangat dari diri sendiri dalam meraih setiap tantangan yang diberikan baik untuk individual maupun team diantaranya kenaikan target penjualan di tahun 2012 ini. Seminar berjalan dengan baik dan tentu saja bisa dikatakan sukses, jika melihat respon para peserta yang begitu positif-nya. Be “Smarter, Faster, Stronger” Actavis Indonesia Sales Team!










