MY BOSS IS A B@$TARD!” (BOSS SAYA BRENGS*K!)
February 10, 2012 by Anthony Dio Martin
Filed under Smart Emotion Radio Talk
SmartEmotion, Bp. Anthony Dio Martin, 9 February 2012
Bulan ini kita membahas topik topik tentang Boss. Sebagian besar sms yang masuk mengeluhkan tentang boss nya. Judul diatas ada bukunya, yang dikarang oleh Richard Maun.
Orang berkomentar negatif tentang boss nya, merupakan sejenis balasan terhadap boss. Banyak curhat tentang si boss, kemudian berubah menjadi gossip. Ada buku lain tentang boss: My Stupid Boss. (Chaos@work)
Boss Pasti Berlalu: (kurang lebih isinya begini…)
Ingat ketika menginjak sepatu Boss: “Jangan injak sepatuku…., sepatu mahal tauuu! Apalagi diinjak dengan sandal murahan”. Si anak buah merasa sangat menyesal. Bukan karena telah menginjak sepatu si Boss, tapi menyesal karena lupa menginjak tahi kucing dulu sebelum menginjak sepatu si Boss……;-))
People do not leave the company, they leave their Boss. Orang keluar dari pekerjaannya, bukan karena pekerjaannya, bukan karena organisasi (perusahaannya), tapi kebanyakan karena tidak tahan, tidak suka terhadap Boss nya. Bahkan Peter Drucker mengatakan bahwa, sekarang saatnya untuk mendidik Boss, bukan anak buah lagi.
Jangan berpikir bahwa “Nice Boss is always good boss”. Good Boss kadang kadang harus membuat keputusan yang kurang menyenangkan, demi untuk hal yang lebih penting. Bastard Boss hanya mementingkan dirinya sendiri.
Dilihat dari kestabilan dan konfrontasionalnya, tipe boss bermasalah ada 4 jenis.
Tipe Tipe Boss Bermasalah:
- Buaya. Sikapnya tenang, strategic, tidak peduli perasaan, tidak memberi pendapat tapi menjadi dalang dibelakang layar. Contohnya, ketika memindahkan orang, dia menutupinya dengan komentar positif, padahal dia ingin menempatkan orangnya sebagai pengganti. Dia itu tipe politikus. (kok cirri-cirinya seperti ‘buaya darat’ ya…?
) - Singa. Suka terang terangan, konfrontasional, agresif, suka menyerang. Kalau tidak suka, akan ketahuan dari sikap dan ucapannya. Contohnya: “Kenapa sih kamu tadi komentar begitu….”. (Singa suka intimidasi yang lemah, seperti kancil……tapi juga yang kuat, seperti kerbau…..)
- Gajah. Dia tidak stabil tapi suka konfrontasi, moody, suka berbicara tentang perasaan, keluarga. Terkadang suka membentuk ‘gang’ sendiri dan melihat orang masuk blok siapa. Dia tipe roller coaster, naik turun. (pantas aja gak pernah senyum….moody terus…;-))
- Meerkat (Luwak). Tipe ini suka plin plan, tidak memberi komentar, suka menyembunyikan diri, sulit dihubungi, suka “No comments”. Kalau ada masalah:”Kan aku gak tahu…” (orang yang suka minum kopi luwak…iiiih…, bisa berubah menjadi tipe ini….? Just kidding…..;-))
Inti dari semua tipe boastard boss: ego nya luar biasa, semuanya demi kepentingan dirinya.
Teori A-G (Personal Survival Kits).
A: Awareness. Kenali boss anda.
B: Behaviour. Lihat sikap dia, apakah senang dengan perilaku anda. Harus berhati hati karena karir anda tergantung sama dia.
C: Consequencies. Pelajari dampaknya, kalau terjadi hal tertentu, bakal seperti apa jadinya.
D: Desire. Maunya apa? Tetap bertahan, dan mengharapkan karir naik, atau apa. Pikirkan rencana apa yang akan dilakukan.
E: Engage, -Disengage. Pikirkan jangka panjangnya, apakah akan tetap terlibat dengan apa yang dikerjakan sekarang dan bertahan atau mundur
F: Find A Way. Ubah langkah berikutnya, bagaimana caranya berhubungan dengan dia.
G: Go For Your Plan. Kalau kelihatannya tidak akan lama bertahan, lakukan rencana selama masa itu. Tapi Jangan terlalu cepat menghakimi. Kita selalu bisa belajar sesuatu dari boss seperti itu. Mungkin dia kelihatannya keras, tegas dan tidak menyenangkan, tapi ada yang bisa diperoleh dari dia. Jadi jangan membenci boss.
Menyikapi Boss:
Buaya: Hati hati, jangan terlalu percaya begitu saja (dia tricky) dan jaga hubungan, jangan terlalu dekat, buat dia bergantung pada kita.
Singa: Jaga emosinya. Disaat darurat, dia bisa bersikap manis, bertolak belakang dengan kebiasaannya.
Gajah: Lihat kondisi emosinya, dia orang yg personal, memakai perasaan (hobi, keluarga), berikan sentuhan emosional yang dia sukai.
Meerkat: Perlu sedikit di push, minta waktu bicara, libatkan dia dalam meeting, dsb
Diskusi Telpon, SMS
Boss Yang Marah Marah Terus.(Bp Ridwan). Bagaimana menyadarkannya? (emangnya dia pingsan, Pak? Kasih minyak angin aja…;-)).
Anthony Dio Martin (ADM): Usahakan untuk menjaga emosinya. Cari tahu apa saja yang membuat dia marah marah dan coba untuk meredam emosinya.
Boss Baik Dari Karyawan Baik (Bp Ongko). Ada ungkapan bahwa baik buruknya boss bisa dilihat dari kelakuannya saat menjadi bawahan. Tipe Buaya dan Meerkat ada kemiripan?
ADM: Terkadang karakter ketika menjadi karyawan terbawa ketika dia menjadi boss. Jangan marah marah sama boss (emang berani…?
) karena ketika anda yang menjadi boss, belum tentu anda lebih baik dari dia. Karakter sesungguhnya dari sseseorang akan muncul ketika dia diberi kekuasaan.
Mengundurkan Diri Dengan Kesan Baik(Bp Satria).
ADM: Buat catatan yang bagus sebelum berhenti. Kalau perlu buat suatu proyek dengan hasil yang bagus, yang akan meninggalkan kenangan yang baik tentang diri Anda. Penting untuk diingat: Never Burn Your Bridge. (artikelnya ada di website Pak Martin: www.anthonydiomartin.com)
Boss Baik Tapi Koruptor (Bp Wira). Hasil korupsinya dibagi ke karyawan.
ADM: Nice Boss belum tentu Good Boss! Gak selalu begitu, jadi jangan terlena dengan boss yang ‘nice’, cepat atau lambat ada ada problem yang bisa menyeret kita. Kita telah membangun mental yang buruk. Berhati hatilah.
Anggota LSM Tidak Disiplin (Bp Wilham). Bagaimana supaya LSM kokoh dan disiplin, sedangkan tidak ada sistim gaji?
ADM: adopsi sistim professional, jalankan sistim punishment and rewards. Anggota harus dibina dulu, kalau tidak bisa baru dibinasakan. Lebih baik kehilangan dia daripada kehilangan organisasi.
Kesimpulan:
- Nice boss is not always good boss,
- Jangan cepat menghakimi. Terkadang kita bisa belajar sesuatu dari dia.
Komentar Serius.
Tambahan informasi dari Richard Maun:
Tipe Boss yang:
- Stabil: Buaya dan Singa
- Tidak Stabil: Meerkat dan Gajah.
- Konfronsional: Singa dan Gajah (gajah juga suka teriak dengan terompetnya…)
- Non Konfronsional: Buaya dan Meerkat.
Jadi, kita termasuk yang mana dari yang diatas….? Gak satupun ya…..;-))
BASTARD versi bawahan: Begok Arogant,Sinting,Tolol, Aneh, Resek, Dongok….. (sudahlah begok, tolol….dongok lagi!
)
*Ditulis oleh Eka ‘MindWeb’ Wartana
penulis buku MindWeb, konsep Berpikir Tanpa Mikir




















Comments